HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

50189 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga kembali melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, efektif mulai 1 September 2026 pukul 00.00 WIB. BBM yang mengalami kenaikan harga antara lain Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sementara harga produk subsidi seperti Pertalite dan solar biosolar tetap tidak berubah.

Kenaikan harga di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya mengacu pada sejumlah indikator global dan domestik, termasuk pergerakan harga minyak mentah dunia, kurs rupiah, serta daya beli masyarakat. Pertamax Turbo (RON 98), misalnya, kini dijual Rp19.600 per liter dari sebelumnya Rp18.300. Harga Dexlite naik menjadi Rp23.700 per liter dari bulan lalu yang Rp19.700, sementara Pertamina Dex naik dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan penyesuaian harga sudah mengacu pada formula pemerintah yang memperhitungkan keekonomian, beban pajak, maupun sisi sosial dan kemampuan masyarakat. “Penyesuaian harga dilakukan hanya untuk sebagian produk BBM non-subsidi, di antaranya Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite,” kata Kitty, Selasa (1/9/2026). Ia juga menegaskan Pertamax 92, Pertamax Green 95, maupun produk subsidi seperti Pertalite dan solar tetap pada harga sebelumnya untuk menjaga stabilitas serta akses energi masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan perubahan tarif baru, harga di berbagai wilayah pun menyesuaikan. Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali, hingga Nusa Tenggara, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, Pertamax Rp15.950, Pertamax Turbo Rp19.600, Pertamax Green 95 Rp16.600, Dexlite Rp23.700, Pertamina Dex Rp25.200, dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.

Di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua, penyesuaian terjadi dengan kisaran yang serupa, menyesuaikan kondisi logistik dan distribusi di masing-masing daerah. Di Aceh dan sebagian besar Sumatera Utara, misalnya, harga Pertamax Turbo mencapai Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200, dan Pertamina Dex di angka Rp25.750 per liter. Di Batam, harga Dexlite menjadi Rp22.500 per liter dan Pertamax Turbo Rp18.550, sedangkan di Papua dan Papua Tengah harga Dexlite menjadi Rp24.200 per liter.

Kitty menambahkan, meskipun harga BBM non-subsidi berfluktuasi, Pertamina Patra Niaga tetap berkomitmen menjaga kualitas produk dan pelayanan optimal. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan spesifikasi kendaraan.

Langkah penyesuaian harga ini dilakukan Pertamina sebagai upaya menyeimbangkan aspek ekonomi perusahaan dengan stabilitas tenaga beli konsumen. Pemerintah dan Pertamina juga memastikan produk subsidi tetap tersedia untuk kelompok masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh Indonesia. (*)

Berita Terkait

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo
Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia
Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional
Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi
Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal
LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan
Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran
Papua Selatan Jadi Episentrum Karhutla, Puluhan Ribu Hektare Terbakar di Tengah PSN

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:19 WIB

LPG 3 Kg Sulit Didapat Saat Hujan, Warga Gayo Lues Minta Bupati Turun Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Beredar Telepon Ancaman untuk Bungkam Suara Karhutla, Influencer Kalimantan Diminta Hapus Video Kebakaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Papua Selatan Jadi Episentrum Karhutla, Puluhan Ribu Hektare Terbakar di Tengah PSN

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:11 WIB

Klaim Keberhasilan Padamkan Karhutla 80 Persen Dinilai Omong Kosong di Tengah Kepungan Asap Lintas Negara

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Satresnarkoba Polres Agara Amankan Pria dan 4,16 Gram Sabu

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:24 WIB