Gayo Lues — Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) XIII Regional Aceh menggelar sosialisasi penerapan E-kinerja serta ujian dinas dan penyesuaian kenaikan pangkat bagi aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan ini berlangsung di Aula Hotel Nusa Indah, Blangkejeren, Rabu (3/9/2025).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong birokrasi yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel di tengah tantangan yang semakin kompleks.
Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.Ap, dalam sambutannya menekankan bahwa birokrasi tidak bisa lagi berjalan dengan cara lama. Menurut dia, peningkatan kualitas ASN kini bukan hanya soal administrasi, melainkan juga menyangkut kemampuan beradaptasi dengan teknologi digital, memahami regulasi terbaru, dan menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Oleh sebab itu, sosialisasi E-kinerja merupakan langkah strategis untuk mendorong profesionalisme, akuntabilitas, serta transparansi kinerja ASN di Gayo Lues,” ujar Maliki. Ia menambahkan, pelaksanaan ujian dinas dan ujian penyesuaian kenaikan pangkat menjadi instrumen penting dalam peningkatan kompetensi serta jenjang karier ASN. Dengan begitu, para aparatur diharapkan dapat semakin profesional, inovatif, dan berdedikasi dalam menjalankan amanah negara.
Sekretaris BKPSDM Gayo Lues, Sabdin, S.Pd, menjelaskan bahwa sosialisasi E-kinerja diikuti 104 peserta, terdiri dari 71 operator dan 33 Kasubbag Umum pada berbagai satuan kerja. Sementara itu, peserta ujian dinas dan ujian penyesuaian kenaikan pangkat (UPKP) berjumlah 58 orang, dengan rincian 15 peserta ujian dinas Tk. I, 18 peserta ujian dinas Tk. II, dan 25 peserta UPKP.
Menurut Sabdin, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Sosialisasi E-kinerja berlangsung pada 3 September di Hotel Nusa Indah, sedangkan ujian dinas dan UPKP dijadwalkan pada 4 September di SMA Negeri 1 Blangkejeren. “Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja dan profesionalitas ASN di lingkungan Pemkab Gayo Lues,” katanya.
Penerapan sistem E-kinerja menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi yang dijalankan pemerintah. Melalui sistem ini, kinerja ASN akan dinilai secara lebih objektif, terukur, dan berbasis teknologi. Selain itu, data yang terkumpul diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam manajemen kepegawaian.
Di Gayo Lues, penerapan E-kinerja dipandang penting untuk mendorong peningkatan pelayanan publik. Kabupaten yang berada di kawasan Pegunungan Leuser ini menghadapi tantangan besar dalam pemerataan layanan, terutama karena faktor geografis dan keterbatasan infrastruktur. Dengan sistem berbasis teknologi, pemerintah berharap kinerja ASN dapat lebih mudah dipantau sekaligus dievaluasi.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menegaskan komitmen terhadap pembaruan birokrasi. Harapannya, ASN tidak hanya bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. (Abdiansyah)








































