slot preparation.lsrs.lu

Pemkab dan Kejari Gayo Lues Teken MoU, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Hukum

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 01:29 WIB

50379 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama Kejaksaan Negeri Gayo Lues secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penanganan Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kamis (9/10/2025). Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarlembaga untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan akuntabel.

Momentum ini menandai komitmen bersama antara institusi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk menghadirkan pelayanan publik yang berbasis pada prinsip-prinsip kepastian hukum, transparansi, dan akuntabilitas, khususnya di tengah meningkatnya kompleksitas dalam pengelolaan keuangan, aset, dan administrasi pemerintahan.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperkuat prinsip good governance di lingkungan Pemkab Gayo Lues. Menurutnya, dibutuhkan pendampingan hukum yang memadai agar setiap kebijakan dan langkah strategis yang diambil pemerintah daerah memiliki dasar hukum yang kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui MoU ini, Pemkab Gayo Lues akan mendapatkan pendampingan, pertimbangan, dan bantuan hukum dari Kejaksaan Negeri, baik dalam persoalan perdata maupun tata usaha negara,” ujar Bupati Suhaidi di hadapan jajaran Kejari dan pejabat Pemkab yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan, kerja sama yang telah ditandatangani tidak boleh berhenti pada seremoni atau sebatas dokumen formal, tetapi harus diterjemahkan ke dalam praktik nyata di seluruh lini pemerintahan. Menurutnya, implementasi MoU harus berjalan beriringan dengan semangat membangun birokrasi yang profesional dan bertanggung jawab.

“Saya berharap MoU ini benar-benar diimplementasikan secara menyeluruh, sebagai landasan hukum dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Tidak hanya dilakukan secara transparan, kebijakan tersebut juga harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral,” tegasnya.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Gayo Lues melalui Kepala Kejari, Heri Yulianto, menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi yang saling menguatkan antar institusi negara. Ia menegaskan komitmen Kejaksaan untuk berperan aktif melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam memberikan pendampingan dan perlindungan hukum kepada pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai persoalan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan tidak hanya menciptakan rasa aman dalam penyelenggaraan pemerintahan, tetapi juga mendorong pengambilan kebijakan yang lebih tepat, hati-hati, dan sesuai regulasi yang berlaku. Pemerintah daerah kini memiliki mitra hukum yang siap memberikan perlindungan hukum preventif dan represif, sekaligus menjadi garda depan dalam upaya pencegahan penyimpangan hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan.

MoU ini juga menjadi bagian dari reformasi birokrasi yang tengah digalakkan, di mana penyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan tidak hanya berorientasi pada hasil pembangunan, tetapi juga pada proses yang sah, sesuai aturan, dan tidak menimbulkan celah pelanggaran hukum di kemudian hari.

Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman ini, Gayo Lues menegaskan komitmennya sebagai daerah yang terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan taat hukum demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat. (Abdiansyah)

Berita Terkait

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya
Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!
Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar
Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga
Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru