Pemkab Aceh Tenggara Peringati Hardiknas Tahun 2025, Upacara Dibalut Dengan Pakaian Adat 11 Etnis.

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Jumat, 2 Mei 2025 - 12:47 WIB

50433 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane_Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan mengangkat tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara balut Hardiknas dengan nuansa adat dari 11 etnis yang ada di Aceh Tenggara. Jumat (2/5/2025).

Membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed. Selaku Inspektur Upacara Bupati H. M. Salim Fakhry menyampaikan peringatan Hari Pendidikan Nasional bukan hanya sekadar seremonial tahunan, namun Hari Pendidikan Nasional adalah sebuah momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat Konsitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Undang-undang dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Di dalam ndang-undang sitem Pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003, disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu sesuai dengan dengan amanat konstitusi tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebab-sebab lainnya.” Lanjut H. M. Salim Fakhry.

Selanjutnya Bupati H. M. Salim Fakhry juga berpesan agar Hari Pendidikan Nasional mampu membawa masyarakat Aceh Tenggara ke dalam semangat dedikasi dalam dunia pendidikan.“Semoga pendidikan menjadi lampu yang mampu menjadikan penerang dalam kegelapan, dan menjadi tongkat dalam perjalanan dan menjadi kompas dalam kehidupan.” lanjutnya

Dalam upaya menjaga generasi Aceh Tenggara serta mencapai generasi yang gemilang, cerdas, gemar belajar, beragama dan beretika. Dan jauh dari unsur kriminalitas, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berantas dan jauhi narkoba.

“Narkoba adalah sebagai penghancur sendi-sendi kehidupan yang ada di Aceh Tenggara, jika narkoba sudah kita berantas dari akar-akarnya maka saya yakin, masyarakat Aceh Tenggara akan jauh yang namanya bahaya dari kriminalitas.” Tegas beliau

Terakhir Bupati juga berniat akan mengaktifkan pengajian-pengajian yang ada di setiap desa, serta beliau juga meminta ibu Bupati dan jajaran lainnya agar menghidupkan wirid Yasin.

Setelah upcara, ditutup dengan pemberian penghargaan kepada Hadiman, S.Pd dari SD Negeri Simpur, Sopian Juni, S.Pd SMP Negeri 1 Lawe Alas serta Herni Sumanti, S.Pd., sebagai guru yang berdedikasi tinggi di dalam bidang mengajar hingga kedisiplinan.

Pemberian penghargaan tersebut berlanjut bagi ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara yaitu Rasidin dan Ma’ud. Sebagai ASN yang disiplin dan berdedikasi dalam menunaikan tugas-tugas negara.

Upacara Hardiknas yang dibalut dengan baju adat dari 11 etnis di Aceh Tenggara meliputi, Suku Alas, Batak, Gayo, Singkil, Minang, Jawa, Karo, Pak-pak, Aceh, Nias, dan Mandailing.

(Fenra)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB