slot preparation.lsrs.lu

PDI P Harus Belajar Ke Golkar Agar Lebih Demokratis, Mestinya Tidak Langsung Pecat Budiman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 23:18 WIB

50494 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Barisan Muda Golkar (BMG) sangat menyesalkan serta mengecam pemecatan Kader PDIP Budiman Sujatmiko dari  DPP PDIP.

Lewat Presidium BMG, Drs AY Panjaitan sangat menyesalkan pemecatan tersebut.

“Kita sangat menyesalkan pemecatan tersebut, apalagi PDIP dikenal sebagai Partai yang Demokratis,” kata  Pria berdarah Batak ini, Sabtu (26/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemudian ung Budiman itu mendukung Capres lain bukan atas nama Partai, tapi hak pribadi beliau, tapi kenapa harus langsung dipecat,” komentar Panjaitan lagi.

“Harusnya PDIP bisa mencontoh Partai Golkar yang beberapa kali Pilpres kader kadernya yang secara pribadi mendukung pasangan Capres yang tidak diusung Partai tapi tidak langsung di pecat, hanya discorsing,” lanjut Panjaitan

Menurut Panjaitan seharusnya PDIP tidak harus memecat Budiman, apalagi pendaftaran Capres dan Cawapres juga belum final.

“Bisa saja kan nanti Prabowo berpasangan dengan Capres yang diusung PDIP,” tuturnya.

“Inikan belum final, karena Capres dan Cawapres belum resmi didaftar ke KPU,” sambungnya.

“Jadi wajar saja, jika para politikus secara pribadi memberikan dukungan kepada siapa saja, terkecuali nanti kalau sudah final dan pasti Partai mengusung Capres,” lanjut Senior KNPI ini

“Misalnya Bung Aksa pada 2019 lalu, walau beda pilihan namun Golkar tidak memecat ybs, inilah contoh partai yang demokratis,” tutup Panjaitan

(RJP/SH)

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Skenario Politik 2029: Dinamika di Lingkaran Jokowi dan Prabowo
Manuver Politik di Tengah Pusaran Kasus, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar
Pilih Berpidato Tanpa Teks, Presiden Prabowo Mengaku Abaikan Rekomendasi Pakar
Prabowo Subianto Tebar Janji Pendidikan Gratis dan Senggol Praktik Korupsi di HUT PAN
PAN Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen, Tegaskan Risiko Suara Rakyat Terbuang
Kemenkum Aceh Resmi Tetapkan Kepengurusan Baru DPP Partai Nusantara Aceh Periode 2026-2031
Dinamika Politik 2029: Poros Kekuasaan Mulai Bergerak di Tengah Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB