Orang Tua Korban Penganianyaan Warga AGARA Minta Polda Sumut Tangkap Seluruh Pelaku

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 29 Juli 2024 - 11:15 WIB

501,869 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE (Bara News): Ambeq Farma Arta Sinaga, warga Desa Kuta Batu II, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara meminta kepada  Polda Sumut agar secepatnya menangkap para pelaku pembunuhan anaknya yang dianiaya dengan cara Brutal dan Sadis sampai  tewas.Senin 29/7/2024.

Kepada Bara News, Senin (29/7), Farma menyampaikan, anaknya Sri Hardiansyah Sinaga, 20,  tahun tewas setelah pulang dari rumah pacarnya. Tragis, otak pelaku yang diketahui berinisial S, F, N dan B menuduh korban sebagai pelaku begal sehingga menurut  emosi warga dan pengguna jalan. Para perlaku diduga di duga  dendam pribadi sehingga meneriaki korban sebagai begal, sebutnya.

Menurut informasi, kejadian  saat korban bersama temannya nongkrong di Jalan Truno Joyo, Desa Cinta Rakyat, Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara, pada, Rabu (17/7) lalu, usai pulang dari rumah pacarnya. Tiba-tiba datang beberapa orang pelaku berinsial S, F, N dan B menuduh korban sebagai pelaku begal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang mendengar teriakan para pelaku langsung menganiaya korban secara bersama-sama dengan cara dipukul, ditendang hingga tewas. Farma selaku orang tua tentunya tidak menerima perlakuan ini terhadap Putranya.

Farma bersama kuasa hukumnya sudah melaporkan kasus ini ke Polda Sumut pada Senin, (22/7), dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTLP/B/955/VII/2024/SPKT/Polda Sumatera Utara. Saat ini kepolisian sudah mulai memanggil saksi-saksi.berdasarkan keterangan orang tua korban kepada Media.

Farma menjelaskan bahwa saat kejadian, korban bersama dengan temannya, menumpang sepeda motor untuk menjumpai pacarnya di sekitar Jalan Trunojoyo, Cinta Rakyat, pukul 08:00 WIB. Saat mengumpul bersama temannya, suasana sedang ramai, korban dituduh begal.

“Jadi ini diprovokasi oleh 4 orang ini. Mungkin ini karena S ada dendam pribadi sebelum-sebelumnya. Intinya karena enggak sanggup duel dengan yang si almarhum akhirnya 4 orang itu memprovokasi dengan kata begal. Kami punya videonya, banyak kali warga yang menganiaya, yang nggak tahu apa-apa karena terprovokasi kata begal,” terang Farma sembari berharap Polda Sumut dapat secepatnya di proses hukum dan dia minta seluruh pelaku agar di hukum seberat beratnya yang telah mengakibatkan tewasnya anaknya secara Brutal dan sadis hapap orang tua korban ini kepada pihak penegak hukum di Medan Sumatera Utara. Sejauh sampai saat ini kata Parma Belum ada Penangkapan dan penahanan terhadap pelaku  yang mengakibatkat meninggalnya anaknya.(Sekedang).

 

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:19 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 8.088 Triliun pada Triwulan II-2026

Berita Terbaru