Muhammadiyah Turun Langsung ke Aceh Timur, Malik Musa Serahkan 8 Ton Logistik untuk Korban Bencana

HS

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 23:19 WIB

50536 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh, A. Malik Musa, S.H., M.Hum, bersama jajaran secara langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Timur.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan diterima langsung oleh Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, sebagai bentuk sinergi kemanusiaan antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah.

Sebanyak 8 ton logistik disalurkan melalui Posko Koordinasi Darurat Bencana Muhammadiyah Aceh, terdiri dari beras, telur, minyak goreng, Mukena/perlengkapan shalat, perlengkapan mandi, serta pakaian layak pakai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana sekaligus memenuhi kebutuhan dasar mereka dalam masa pemulihan.

Malik Musa menyampaikan bahwa kehadiran Muhammadiyah di tengah masyarakat bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga wujud tanggung jawab moral dan kemanusiaan.

Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah siap terus mendampingi masyarakat Aceh Timur, termasuk dalam fase pemulihan lanjutan seperti layanan kesehatan, dukungan psikososial, penyediaan hunian sementara, pendidikan darurat, hingga pemberdayaan ekonomi warga terdampak.

“Ke depan, kami juga siap membangun desa binaan Muhammadiyah di wilayah terdampak banjir dan longsor, agar pemulihan tidak hanya bersifat sementara, tetapi berkelanjutan,” ujar Malik Musa kepada awak media.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Muhammadiyah. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari bencana.

Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti dan meringankan beban masyarakat kami. Semoga sinergi ini terus terjalin,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sangat terbuka jika Muhammadiyah ingin membentuk desa binaan sebagai bagian dari program pemulihan pascabencana.

Kami siap memfasilitasi sepenuhnya, baik dari sisi koordinasi maupun dukungan teknis, agar program kemanusiaan ini berjalan berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Iskandar.

Malik Musa juga melaporkan bahwa Posko Koordinasi Darurat Bencana Muhammadiyah Aceh telah resmi menurunkan tim relawan ke Aceh Timur sejak 27 hingga 29 Desember 2025 untuk melakukan asesmen lapangan, pendampingan, serta distribusi bantuan secara langsung.

Langkah ini menjadi bukti komitmen Muhammadiyah dalam merespons cepat setiap krisis kemanusiaan dan memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tim kesehatan dari berbagai Rumah Sakit Muhammadiyah di Pulau Jawa juga telah turun langsung ke sejumlah daerah terdampak banjir di Aceh, seperti Gayo Lues, Aceh Tamiang, Langsa, Bireuen, dan Aceh Utara. Sejak lima hari pascakejadian, para tenaga medis ini telah berada di lapangan untuk memberikan layanan kesehatan, pengobatan darurat, serta pendampingan medis bagi warga terdampak, sebagai bagian dari respon cepat kemanusiaan Muhammadiyah, demikian disampaikan Malik Musa[]

Berita Terkait

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen
Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton
Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh
Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh
Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru