Kutacane – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 H , Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry , melakukan peninjauan langsung ke lokasi perbaikan Jembatan Natam , Kecamatan Darul Hasanah, Kamis (29/5/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres pengerjaan jembatan yang menghubungkan tiga kecamatan tersebut berjalan lancar dan dapat selesai sebelum hari raya tiba.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut adalah Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sadli , beserta tim teknis dari rekanan pelaksana proyek. Bupati meninjau kondisi oprit jembatan yang sedang dalam tahap perbaikan akibat amblas diterjang banjir bandang beberapa bulan lalu.
Jembatan Natam merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat di wilayah Darul Hasanah, Ketambe, dan Badar yang akan menuju ke pusat kota Kutacane. Kerusakan pada bagian oprit menyebabkan jalur transportasi sempat lumpuh total selama beberapa hari, dan meski saat ini sudah dibangun jembatan darurat, kapasitasnya terbatas serta tidak bisa dilewati kendaraan besar secara maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya minta agar pekerjaan ini dipercepat. Harapan kita semua, sebelum Lebaran Haji, jembatan ini sudah bisa difungsikan kembali secara normal. Ini penting karena menjelang hari raya, aktivitas warga meningkat, termasuk distribusi barang dan mobilitas masyarakat,” kata Bupati saat memberikan arahan di lokasi.
Bupati juga mengimbau kepada masyarakat yang masih harus melintasi jembatan darurat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Ia meminta pengendara tidak membawa muatan berlebihan agar tidak memperparah struktur jembatan yang sifatnya sementara.
“Kami sangat memahami kesulitan yang dialami masyarakat selama jembatan ini rusak. Mudah-mudahan dengan percepatan ini, perbaikan bisa segera rampung dan akses kembali pulih,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Kadis PUPR Aceh Tenggara, Sadli , menyatakan bahwa proses pembenahan oprit jembatan saat ini sudah mencapai tahap penyelesaian pondasi dan pengerasan badan jalan. Tim bekerja ekstra keras meskipun cuaca tidak selalu mendukung.
“Progres pengerjaan saat ini cukup baik. Kami optimis target penyelesaian sebelum Idul Adha bisa tercapai. Semua pihak berkomitmen untuk mempercepat proses ini,” ujar Sadli.
Warga setempat menyambut positif kunjungan Bupati dan berharap perbaikan segera tuntas. “Alhamdulillah Pak Bupati datang langsung. Selama ini kami merasa terganggu karena susah lewat jembatan. Semoga cepat selesai dan ekonomi kami bisa kembali lancar,” tutur Nurdin, salah seorang warga Desa Natam.
Sebagai informasi, Jembatan Natam bukan hanya menjadi urat nadi transportasi antardesa, tetapi juga menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian seperti kopra, kopi Gayo, coklat, dan karet , yang banyak dikembangkan oleh masyarakat di wilayah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah mengalokasikan anggaran khusus untuk perbaikan jembatan tersebut sebagai bagian dari program prioritas infrastruktur tahun 2025. Selain itu, pihaknya juga akan menyiapkan posko pengawasan di jembatan darurat hingga perbaikan utama selesai.
Dengan selesainya perbaikan Jembatan Natam, diharapkan tidak hanya memperlancar arus transportasi, tetapi juga memacu pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Aceh Tenggara. (Red)































































