Bener Meriah – Baranewsaceh.co – Perjalanan hidup Muslim, SE., M.Ap merupakan potret pengabdian seorang putra daerah yang tumbuh dari keluarga sederhana hingga dipercaya memimpin kecamatan di tanah kelahirannya. Lahir di Ramung Kengkang, 2 Januari 1980, ia merupakan putra dari Muhammad Ali dan almarhumah Darmawati. Sejak kecil, Muslim dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang kuat memegang nilai-nilai agama dan pendidikan.
Pendidikan dasar ia tempuh di SD Negeri Ramung Kengkang, Kecamatan Bandar, Kabupaten Aceh Tengah. Ia kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 4 Wih Tenang Uken dan menamatkan pendidikan menengah atas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Takengon.
Semangat menuntut ilmu membawanya meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gajah Putih Takengon. Tak berhenti di jenjang tersebut, ia melanjutkan pendidikan Strata Dua dan menyelesaikan Magister Administrasi Publik (M.Ap) di Universitas Malikussaleh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karier aparatur sipil negara (ASN) yang dijalaninya dimulai pada tahun 2006 di Kabupaten Gayo Lues. Ia dipercaya sebagai staf verifikasi pada subbagian verifikasi bagian Keuangan Setdakab Gayo Lues. Empat tahun kemudian, ia menjabat Kepala Seksi Pembangunan Masyarakat Kampung, Desa, dan Kelurahan pada Kantor Camat Blang Jerango.
Tahun 2012, Muslim dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Subbagian Keuangan di Dinas Pengairan Kabupaten Gayo Lues. Setahun berselang, ia ditunjuk sebagai Penjabat Pencegahan dan Kesiapsiagaan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues.
Setelah kurang lebih mengabdi selama 10 tahun di kabupaten Gayo Lues, Muslim memilih kembali ke kampung halaman. Pada 2014, ia dipercaya menjadi Kepala Seksi Tata Pemerintahan di Kantor Camat Bener Kelipah, Kabupaten Bener Meriah. Dalam perjalanan karier berikutnya, ia diangkat sebagai Kepala Bidang Perbendaharaan pada Dinas Keuangan Daerah Kabupaten Bener Meriah.
Pengabdian panjang tersebut akhirnya mengantarkannya dilantik sebagai Camat Permata bersama enam camat lainnya oleh Bupati Ir. Tagore Abu Bakar, dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di aula Pendopo Bupati Bener Meriah. Jumat 20 Februari 2026.
Mengemban amanah sebagai Camat Permata, Muslim dihadapkan pada sejumlah tantangan strategis. Program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana menjadi prioritas, seiring upaya mendorong pemulihan ekonomi masyarakat. Kecamatan Permata merupakan jalur lintas strategis yang menghubungkan Bener Meriah dengan Kabupaten Aceh Utara, termasuk kawasan Jembatan Weh Pase di Desa Seni Antara yang sempat menjadi perhatian publik akibat bencana.
Selain tantangan infrastruktur, potensi daerah juga menjadi kekuatan utama. Kecamatan Permata dikenal dengan komoditas kopi Arabika sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, didukung tanaman hortikultura dan komoditas lokal “Bako Ramung” yang pernah berjaya pada era 1980-an.
Sebagai putra kelahiran Ramung Kengkang, Muslim mengaku memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat setempat. Ia berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar mampu menjalankan amanah dengan baik dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin optimal. Sabtu, 28 Februari 2026. (Dani)






































