slot preparation.lsrs.lu

KOPI JOKJA : Jokowi Putra Ideologis Soekarno Layak Jadi Ketum PDIP

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 3 April 2024 - 05:52 WIB

50588 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Kornas Koalisi Organisasi Pemuda Indonesia untuk Jokowi atau KOPI JOKJA menyebut Jokowilah yang secara Ideologis putra Soekarno karna banyak cita cita proklamator tersebut yang diwujudkan Jokowi di era Pemerintahannya yang salah satunya memindahkan Ibukota Negara ke Kalimantan.

“Selain berhasil memindahkan Ibukota Negara ke Kalimantan Jokowi juga mampu mensejahterakan Papua yang dulu dibebaskan Soekarno saat bernama Irian Jaya”ujar Panjaitan

“Artinya walaupun secara biologis Jokowi bukan putra Soekarno namun secara ideologis dan cita cita menurut saya Jokowilah yang mampu mewujudkan beberapa cita cita dan harapan Soekarno” tegas Panjaitan lagi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, Jokowi mampu memenangkan PDIP yang cikal bakalnya dari PNI partai besutan Bung Karno tsb, terbukti di Pileg 2024 ketika Jokowi hengkang dari PDIP, kursi DPR RI PDIP melorot dan kehilangan 18 kursi di DPR RI” ujar Yani Panjaitan

“Atas dasar itu sudah layak dan pantas ya menurut hemat saya Pak Jokowi menjadi Ketum PDIP menggantikan Buk Mega yang saat ini sudah Sepuh” terang Aktifis KNPI ini

“Buk Mega jadikan Ketua Dewan Pembina aja, ini akan sangat menguntungkan PDIP kedepan, yang sudah barangtentu jika Pak Jokowi Ketumnya akan berkoalisi dengan Pemerintahan Prabowo Gibran, tapi inikan hanya usul dan masukan aja dari kita sebagai Pendukung Tegak Lurus Pak Jokowi sejak Pemilu 2014” lanjut Yani Panjaitan.

“Semua tergantung kemauan Pak Jokowi dan Stakeholders PDIP aja, karna semua kan tetap harus diputuskan di Kongres PDIP” ujar Yani Panjaitan

“Tapi kalau menurut hemat saya, semua persyaratan untuk bisa maju sebagai Ketum PDIP sudah dimiliki Pak Jokowi karna beliau adalah Kader PDIP tentunya jauh lebih mudah dibandingkan jika beliau berkeinginan menjadi Ketum Partai Golkar, apalagi momentumnya sangat tepat karna sesuai jadwal 5 tahunan, Kongres PDIP pada bulan Agustus 2024 ini” pungkas Yani Panjaitan

Berita Terkait

Tinjau Kondisi Dermaga Nelayan Sawang Bak U, Jamaluddin Idham Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pesisir
Skenario Politik 2029: Dinamika di Lingkaran Jokowi dan Prabowo
Manuver Politik di Tengah Pusaran Kasus, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar
Pilih Berpidato Tanpa Teks, Presiden Prabowo Mengaku Abaikan Rekomendasi Pakar
Prabowo Subianto Tebar Janji Pendidikan Gratis dan Senggol Praktik Korupsi di HUT PAN
PAN Tolak Kenaikan Ambang Batas Parlemen, Tegaskan Risiko Suara Rakyat Terbuang
Kemenkum Aceh Resmi Tetapkan Kepengurusan Baru DPP Partai Nusantara Aceh Periode 2026-2031
Dinamika Politik 2029: Poros Kekuasaan Mulai Bergerak di Tengah Pemerintahan Prabowo

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru