Ketua Komisi III DPRA Kak IIN Minta Regulasi Migas dan Minerba Dipermudah untuk Dongkrak Investasi Aceh

ADMIN

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025 - 10:19 WIB

50528 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Ketua Komisi III DPRA, Hj. Aisyah Ismail atau yang akrab disapa Kak Iin, meminta Pemerintah Aceh untuk mempermudah regulasi di sektor minyak dan gas bumi (migas) serta mineral dan batubara (minerba). Hal ini disampaikan dalam rapat kerja dan koordinasi dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Selasa (7/1/2025).

Menurut Kak Iin, rapat ini bertujuan untuk memastikan kinerja dinas teknis terkait pengurusan izin dan rekomendasi usaha di bidang migas dan minerba. Ia juga menekankan bahwa prosedur operasional standar (SOP) pengurusan izin seharusnya berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, tanpa memberatkan pihak investor.

“Prosedural SOP pengurusan izin tentu sudah sesuai teknis. Selama administrasi lengkap, dinas teknis terkait pasti akan memberikan kemudahan,” tegas Kak Iin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kak Iin juga menyoroti pentingnya sinergi antara dinas teknis dan administratif untuk mempermudah jalannya investasi di Aceh. Hal ini selaras dengan visi misi gubernur terpilih, Mualem-Dek Fad, yang berkomitmen mendukung investasi mudah dan sesuai dengan aturan serta qanun yang berlaku.

“Kita harus bergerak bersama, saling mendukung dalam menjalankan visi besar ini. Semua dinas teknis dan administratif harus berkolaborasi demi memajukan investasi di Aceh,” tambahnya.

Kak Iin mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Aceh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor migas dan minerba. Ia berharap semua pihak, termasuk para pemangku kepentingan, tetap berdiri di atas regulasi dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga iklim investasi di Aceh semakin kondusif.

“Kita ingin Aceh menjadi daerah yang ramah investasi. Dengan regulasi yang dipermudah, sektor migas dan minerba dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Aceh,” tutup Kak Iin.

Berita Terkait

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas
Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh
Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun
Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman
Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan
Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai
Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh
Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:26 WIB

Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru