Kesalahpahaman Personel Brimob dan Warga di PT Bapco Aceh Utara Selesai Lewat Mediasi Muspika

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025 - 22:31 WIB

50566 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara – Ketegangan yang sempat terjadi antara oknum personel Brimob yang bertugas mengamankan PT Bahruny Plantation Company (Bapco) dengan warga setempat, kini telah berhasil diredam. Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa kesalahpahaman tersebut sudah diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi Muspika Paya Bakong, Aceh Utara.

“Benar, sempat terjadi kesalahpahaman antara personel pengamanan PT. Bapco dengan warga terkait hewan ternak yang sempat ditahan oleh pihak perusahaan. Namun, hal itu sudah dimediasi oleh Muspika setempat. Terkait adanya beberapa tuntutan tambahan dari warga, maka akan dibahas lagi dalam pertemuan atau mediasi lanjutan pada 19 Agustus mendatang,” ujar Joko, Rabu (13/8).

Joko menjelaskan, personel Brimob yang ditugaskan di PT Bapco bertanggung jawab memastikan keamanan di area perusahaan. Pada hari kejadian, terjadi interaksi antara personel dan warga yang memicu ketegangan, sehingga sempat muncul tindakan yang dinilai kurang humanis oleh sebagian pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun, perlu ditegaskan, hal tersebut bukan bermaksud untuk melukai atau merugikan warga, melainkan sebagai upaya meredam situasi agar tidak berkembang menjadi kericuhan yang lebih besar,” kata Joko.

Lebih lanjut, Joko menyampaikan permohonan maaf atas tindakan anggota Brimob yang dirasakan kurang humanis. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kehadiran personel di lapangan adalah menjaga keamanan dan kondusifitas situasi.

“Atas nama institusi, kami memohon maaf apabila ada tindakan anggota kami yang dirasakan kurang humanis. Perlu kami tegaskan, tujuan utama personel di lapangan adalah menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Aceh juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, mengedepankan musyawarah, dan menahan diri dari tindakan yang berpotensi memicu provokasi.

“Mari kita semua menjaga suasana yang aman, apalagi saat ini kita sedang bersiap menyambut peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Semua persoalan akan lebih baik diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah,” tambah Joko.

Dengan adanya mediasi ini, diharapkan hubungan antara warga dan pihak perusahaan dapat tetap harmonis, serta situasi keamanan di wilayah Aceh Utara tetap terjaga, terutama menjelang peringatan kemerdekaan yang akan datang. (*)

Berita Terkait

SMK dan SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar”Wujudkan Sejuta Santri Di AOC
SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden atas Program Makan Gratis, Siap Tampung 1.000 Santri
Promosi Pendidikan Smk Swasta IT Samudra Pasai Mulia Hadirkan Pendidikan Gratis Dan Siapkan Lulusan Go Internasional
SMP Swasta IT Samudera Pasai Siapkan 1000 Formulir Untuk Pendidikan Gratis
Terinspirasi Pesan Bijak Presiden Prabowo, Fatimah Zuhra Rayakan Ultah Bantu Korban Banjir Aceh
Penerima Huntara Desa Lubuk Pusaka Perlu Dievaluasi Kembali Karena Tidak Tepat Sasaran
Mahasiswa Berdampak Gelar Kegiatan Penanaman Pohon di Taman Baca Desa Cot Seurani
Komunitas S3 Aceh Utara Salurkan Santunan dan Menu Berbuka untuk Yatim Piatu di Ramadhan Camp AOC 1447 H

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Sabtu, 11 April 2026 - 00:46 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Jumat, 10 April 2026 - 00:44 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru