slot preparation.lsrs.lu

Hakikat Idul Fitri: Memaafkan dan Menerima Maaf

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 11 April 2024 - 02:06 WIB

50463 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Makna sejati dari Idul Fitri adalah saling memaafkan dan menerima maaf di antara sesama manusia. Sebagai makhluk sosial, kita sering kali melakukan kesalahan terhadap orang lain, baik dengan perkataan maupun perbuatan.

Oleh karena itu, di hari yang penuh berkah ini, sudah sepatutnya kita merendahkan hati untuk meminta maaf dan bersedia memberi maaf kepada orang lain. Ketua Gugus Jaminan Mutu Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry, Ustaz Dr. Abizal Muhammad Yati, Lc, MA, telah menyampaikan pesan ini dalam khutbah Idul Fitri 1445 H di Masjid As-Sajidin, Komplek Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, pada Rabu 1 Syawal 1445 Hijriah, bertepatan dengan 10 April 2024.

Allah SWT berfirman, “Hendaklah mereka memaafkan dan melupakan kesalahan-kesalahan orang itu, tidakkah kamu suka bahwa Allah mengampunkan dosa-dosa kamu” (QS. An-Nur:22).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh menjelaskan bahwa orang yang pertama-tama harus kita minta maaf adalah orang tua kita, yang surga kita bergantung padanya. Selain itu, saudara, pasangan, tetangga, dan teman-teman kita juga perlu kita maafkan dan minta maaf.

“Jika kita gagal mendapatkan maaf dari mereka, maka segala amalan kebaikan kita menjadi sia-sia, dan kita akan menjadi orang yang merugi di masa mendatang,” katanya.

Allah SWT menghitung pahala kebaikan kita dengan membaginya dengan orang-orang yang pernah kita sakiti. Jika pahala kita habis, maka dosa mereka akan kita pikul. Oleh karena itu, di hari yang mulia ini, kita harus mendatangi mereka dan meminta maaf dengan tulus.

Idul Fitri mengisyaratkan kembalinya manusia kepada fitrah (kesucian), sebagaimana seseorang yang baru lahir dari rahim ibunya. Selain itu, fitrah ini juga didapat dengan memperoleh ampunan dosa dari Allah melalui ibadah Ramadhan.

Menurut Ustaz Abizal, bulan Ramadhan memiliki keistimewaan luar biasa dalam mengampuni dosa manusia. Dosa kecil dapat terhapus dengan melakukan puasa Ramadhan, shalat tarawih, dan shalat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

Sementara dosa besar dapat diampuni melalui taubat nasuha, yaitu taubat yang sungguh-sungguh dengan menyesali semua dosa, meninggalkan dosa secara totalitas, dan berkomitmen untuk tidak mengulangi dosa. Ini menunjukkan perubahan diri yang semakin taat kepada perintah Allah dan semakin takut melakukan kemaksiatan, ciri khas orang yang bertakwa yang merupakan hasil dari puasa Ramadhan.

“Jika kita telah melakukannya dengan sungguh-sungguh, maka hari ini kita kembali kepada kesucian diri. Perlu diingat, hakikat dari hari raya bukanlah pada penampilan atau harta benda baru, melainkan pada ampunan yang kita peroleh dari Allah,” katanya.

Ustaz Abizal menegaskan bahwa merayakan Idul Fitri dengan penampilan baru sementara dosa belum diampuni adalah tindakan yang memalukan. Bahkan, kita sangat tidak beruntung jika di akhir Ramadhan dosa-dosa kita tidak diampuni oleh Allah SWT. (Ridha Yunawardi)

Berita Terkait

Jumat Perdana November 2026, Inilah Daftar Khatib se Aceh Besar
Belajar Tak Hanya di Ruang Kelas, 67 Siswa SMP Islam Cendekia Darussalam Jelajahi Dunia Edukasi dan Teknologi di Amanah
Pelaksanaan Syariat Islam Tak Cukup dengan Regulasi
Daftar Khatib dan Imam Shalat Jum’at se-Aceh Besar, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awwal 1448 Hijriah
Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Aceh, T.A. Khalid Jabat Ketua
Gema Keakraban dan Mangulosi Mahasiswa Baru Sumatera Utara Kembali Digelar: Tradisi budaya, Identitas, dan Solidaritas di Tanah Rantau
Bahagia Tak Selalu Harus Dicari Jauh-Jauh
PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru