slot preparation.lsrs.lu

Gema Keakraban dan Mangulosi Mahasiswa Baru Sumatera Utara Kembali Digelar: Tradisi budaya, Identitas, dan Solidaritas di Tanah Rantau

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:11 WIB

50439 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Minggu, 27 September 2026, Komunitas Anak FISIP Asal Sumatera Utara (KAPAS) Universitas Syiah Kuala kembali menggelar kegiatan penyambutan mahasiswa baru bertajuk Gema Keakraban dan Mangulosi Mahasiswa Baru Sumatera Utara di Pantai krueng lepung, Aceh Besar. Dengan tema OPUNG SARI, obrolan penuh ungkapan silaturahmi antar generasi merangkul yang baru menguatkan yang lama dalam hangatnya keluarga besar kapas usk. Kegiatan ini menjadi tradisi penting dalam menyambut KAPAS Muda angkatan 2026, sekaligus memperkuat ikatan budaya dan solidaritas di tengah kehidupan kampus yang dinamis.

Kegiatan dimulai sejak pagi dengan titik kumpul di lapangan tugu USK, dilanjutkan perjalanan bersama menuju lokasi. Di bawah langit cerah dan suasana pantai yang syahdu, acara dibuka oleh MC dengan khidmat melalui pembacaan doa, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KAPAS.

Dalam laporan kegiatan, Ketua Panitia Raihan Nakhwah menyampaikan bahwa acara berjalan dengan sangat lancar dan dihadiri banyak tamu undangan dari beberapa badko dan Organisasi Mahasiswa di FISIP, yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) serta Himpunan Mahasiswa Kristiani Universitas Syiah Kuala (HIMKUS). Saya merasa bangga dan terharu karena acara ini telah sukses dilaksakan dan ada beberapa detail kecil yang menjadi pembeda dengan Gekambasu tahun lalu. Tidak lupa juga ucapan terimakasih serta apresiasi terhadap seluruh panitia yang telah bekerja sama dengan baik dan loyal dalam menyusun acara ini berjalan dengan cukup baik dan lancar.” Tutur Raihan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata sambutan dari Ketua Umum KAPAS, Mhd Amrullah, menjadikan momen suasana yang menyentuh banyak hati dan tepuk riuh. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak lepas oleh seluruh kontribusi leting, demisoner, ataupun alumni mulai dari dukungan, pikiran, logistik, ataupun tenaga. ” Jagalah rumah ini rawatlah rumah ini berkembang, berproses dan melenting lah setinggi tingginya. Membangun sebuah rumah dengan fondasi yang kuat tidak bisa dengan waktu yang cepat dan singkat melainkan memakan waktu dan proses yang panjang untuk dapat menjadi sebuah rumah yang kokoh dan menjadi naungan untuk seluruh mahasiswa perantau terkhusus mahasiswa fisip asal sumatera utara. Jadi jagalah rumah seutuh utuhnya jangan mudah terkena propaganda dan provokasi dari orang orang yang tidak suka melihat kapas selalu tumbuh berproses menjadi yang terbaik karena dari rumah inilah orang orang hebat itu tercipta. Jangan pernah takut dan ragu untuk datang bergabung menjadi bagian dari keluarga besar KAPAS USK karena di kapas apapun yang kalian perlukan, butuhkan, dan cari akan selalu di usahakan dan selalu ada bahkan jika hanya dua butir nasi pun yang kami punya kami akan memberikannya untuk kalian”, Pungkas Amru

 

Rangkaian kegiatan edukatif dilanjutkan dengan sesi pengenalan KAPAS dan sesi tanya jawab seputaran tentang organisasi paguyuban kapas mulai dari visi misi, program kerja dan evaluasi dari mahasiswa baru untuk kapas kedepannya. Lalu dilanjutkan dengan pengenalan dari masing masing letting dan ISHOMA setelah ishoma kegiatan acara dilanjut dengan kegiatan inti yang sangat sakral pada acara ini yaitu prosesi “ MANGULOSI” untuk mahasiswa baru asal Sumatera utara. Ulos disematkan yang Dimana hal ini sebagai bentuk doa, rasa Syukur dan syarat sah diterimanya mereka sebagai bagian dari keluarga besar KAPAS USK.

Kegiatan juga diwarnai dengan sesi mentoring yang terdiri dari lima pos, Pos paling penting yaitu pos etika dan adab Pada pos tersebut semua letting yang ada pada acara itu mulai dari letting 23,24,25,dan 26 duduk melebur menjadi satu dan di mentoring oleh senior KAPAS USK.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan permainan. Permainan yang dirancang untuk mencairkan suasana, mempererat hubungan, dan membangun kepercayaan antar anggota KAPAS. Momen ini menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk saling mengenal, tertawa bersama, dan merasakan hangatnya kebersamaan dalam komunitas.

Puncak acara ditandai dengan penerimaan mahasiswa baru yang dibawakan oleh ketua umum KAPAS USK dan dilanjutkan dengan after party seluruh anggota KAPAS USK membentuk lingkaran besar lalu menortor bersama lalu Diiringi musik tortor dan gerakan manortor, suasana menjadi haru dan penuh kebanggaan. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa di tengah rantau, mahasiswa asal Sumatera Utara memiliki rumah dan keluarga yang siap mendukung.

Kegiatan ditutup dengan refleksi bersama dan sesi foto sebagai dokumentasi kebersamaan. Gema Keakraban dan Mangulosi bukan hanya menjadi titik awal perjalanan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi penegasan bahwa proses bertumbuh di kampus akan selalu lebih bermakna jika dijalani bersama.

Berita Terkait

Jumat Perdana November 2026, Inilah Daftar Khatib se Aceh Besar
Belajar Tak Hanya di Ruang Kelas, 67 Siswa SMP Islam Cendekia Darussalam Jelajahi Dunia Edukasi dan Teknologi di Amanah
Pelaksanaan Syariat Islam Tak Cukup dengan Regulasi
Daftar Khatib dan Imam Shalat Jum’at se-Aceh Besar, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awwal 1448 Hijriah
Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Aceh, T.A. Khalid Jabat Ketua
Bahagia Tak Selalu Harus Dicari Jauh-Jauh
PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun
Lapangan Dusun Indah Dipadati Jamaah pada Puncak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:27 WIB

Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 02:21 WIB

Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, Satu Tersangka Sakit Pascastroke

Jumat, 6 November 2026 - 02:08 WIB

Debat Panas Warnai Sidang Kasus Ijazah, Tim Hukum Terdakwa Bersitegang dengan Jaksa

Jumat, 6 November 2026 - 02:04 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal di Lingkaran Istana: Pengkhianatan Jabatan yang Ancam Stabilitas Negara

Berita Terbaru

GAYO LUES

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:55 WIB

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (tengah) menunjukkan ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM miliknya saat menjadi saksi sidang lanjutan dugaan pencemaran nama baiknya terkait tudingan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Presiden ke-7 RI Joko Widodo dihadirkan sebagai saksi dalam sidang tersebut. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd/nym.

HUKUM & KRIMINAL

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Jumat, 6 Nov 2026 - 02:41 WIB