Gerakan Perempuan Gayo Lues Salurkan Bantuan ke Pedalaman Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:54 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Sentuhan kepedulian hadir di tengah masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Melalui gerakan bersama yang digagas oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Gayo Lues, para perempuan daerah ini turun langsung ke desa-desa terdampak guna menyalurkan bantuan logistik dan memberikan dukungan moril. Aksi ini menjadi simbol nyata dari peran aktif perempuan dalam memperkuat pemulihan sosial dan kemanusiaan pascabencana.

Bantuan disalurkan ke sejumlah dusun terpencil seperti Durin Siku, serta ke Desa Leme, Telpi, dan Sepang. Wilayah ini termasuk dalam kawasan terdampak bencana yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi keterbatasan akses dan kebutuhan dasar. Kehadiran TP-PKK dan BKMT di lokasi menjadi bentuk solidaritas sekaligus bukti bahwa peran perempuan sangat penting dalam merespons kondisi krisis yang dialami masyarakat.

Ketua TP-PKK Gayo Lues, Rita Elviani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ketulusan dan kepekaan sosial perempuan terhadap sesama, khususnya ibu-ibu yang menjadi tulang punggung keluarga dalam situasi darurat. Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan rumah tangga, sehingga bantuan yang dibawa tidak hanya bersifat simbolik, tapi benar-benar ditujukan untuk meringankan beban yang paling mendasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar. Sebagai sesama kaum perempuan, kami hadir bukan sekadar membawa bantuan tetapi juga ingin memberi semangat untuk keluarga di sini,” ujar Rita saat kegiatan berlangsung pada Selasa, 6 Januari 2026.

Lebih dari sekedar membantu secara fisik, gerakan yang dipelopori TP-PKK dan BKMT juga berfokus pada pemberian dukungan moril. Rita menyebutkan bahwa keberadaan mereka di tengah masyarakat diharapkan mampu membangkitkan semangat hidup, terutama bagi para ibu yang harus tetap kuat dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah keterbatasan.

Pemkab Gayo Lues, menurutnya, juga berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai jalur, baik bantuan kemanusiaan langsung maupun koordinasi lintas sektor guna percepatan pemulihan. Gerakan ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk menghubungkan pemerintah dengan warga secara personal, sehingga proses pendataan dan penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran.

Ketua BKMT Gayo Lues, Asiah Maliki, turut serta dalam kegiatan ini dan menyampaikan bahwa solidaritas sosial menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan masyarakat saat terjadi bencana. Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya memberi manfaat praktis, namun juga memunculkan rasa saling peduli di antara sesama.

“Bencana telah mengajarkan kita bahwa kekuatan tidak hanya berasal dari fisik, melainkan dari kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap bantuan ini menjadi pengingat bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi ujian ini,” ungkap Asiah.

Dalam kondisi sulit pascabencana, kehadiran kolektif unsur perempuan ini menjelma sebagai penguat dan penyembuh. Mereka membawa lebih dari sekadar logistik — mereka hadir membawa harapan. Gerakan yang melibatkan pengurus PKK dan Majelis Taklim ini menegaskan kembali pesan sederhana namun mendalam, bahwa dalam setiap krisis, kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang dimiliki masyarakat. (*)

Berita Terkait

Sony Sonjaya Sebut Lebih dari 30 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG, Bukti Tersimpan di Telepon Genggam
Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues
PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan
Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA
Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla
Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara
KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru