Gerakan Perempuan Gayo Lues Salurkan Bantuan ke Pedalaman Pascabencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 05:54 WIB

50324 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Sentuhan kepedulian hadir di tengah masyarakat yang masih berjuang memulihkan diri dari dampak bencana di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Melalui gerakan bersama yang digagas oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Gayo Lues, para perempuan daerah ini turun langsung ke desa-desa terdampak guna menyalurkan bantuan logistik dan memberikan dukungan moril. Aksi ini menjadi simbol nyata dari peran aktif perempuan dalam memperkuat pemulihan sosial dan kemanusiaan pascabencana.

Bantuan disalurkan ke sejumlah dusun terpencil seperti Durin Siku, serta ke Desa Leme, Telpi, dan Sepang. Wilayah ini termasuk dalam kawasan terdampak bencana yang dalam beberapa waktu terakhir menghadapi keterbatasan akses dan kebutuhan dasar. Kehadiran TP-PKK dan BKMT di lokasi menjadi bentuk solidaritas sekaligus bukti bahwa peran perempuan sangat penting dalam merespons kondisi krisis yang dialami masyarakat.

Ketua TP-PKK Gayo Lues, Rita Elviani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ketulusan dan kepekaan sosial perempuan terhadap sesama, khususnya ibu-ibu yang menjadi tulang punggung keluarga dalam situasi darurat. Ia menjelaskan bahwa perempuan memiliki pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan rumah tangga, sehingga bantuan yang dibawa tidak hanya bersifat simbolik, tapi benar-benar ditujukan untuk meringankan beban yang paling mendasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar. Sebagai sesama kaum perempuan, kami hadir bukan sekadar membawa bantuan tetapi juga ingin memberi semangat untuk keluarga di sini,” ujar Rita saat kegiatan berlangsung pada Selasa, 6 Januari 2026.

Lebih dari sekedar membantu secara fisik, gerakan yang dipelopori TP-PKK dan BKMT juga berfokus pada pemberian dukungan moril. Rita menyebutkan bahwa keberadaan mereka di tengah masyarakat diharapkan mampu membangkitkan semangat hidup, terutama bagi para ibu yang harus tetap kuat dalam menjaga ketahanan keluarga di tengah keterbatasan.

Pemkab Gayo Lues, menurutnya, juga berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai jalur, baik bantuan kemanusiaan langsung maupun koordinasi lintas sektor guna percepatan pemulihan. Gerakan ini menjadi bagian dari strategi yang lebih luas untuk menghubungkan pemerintah dengan warga secara personal, sehingga proses pendataan dan penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran.

Ketua BKMT Gayo Lues, Asiah Maliki, turut serta dalam kegiatan ini dan menyampaikan bahwa solidaritas sosial menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan masyarakat saat terjadi bencana. Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya memberi manfaat praktis, namun juga memunculkan rasa saling peduli di antara sesama.

“Bencana telah mengajarkan kita bahwa kekuatan tidak hanya berasal dari fisik, melainkan dari kebersamaan dan kepedulian. Kami berharap bantuan ini menjadi pengingat bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi ujian ini,” ungkap Asiah.

Dalam kondisi sulit pascabencana, kehadiran kolektif unsur perempuan ini menjelma sebagai penguat dan penyembuh. Mereka membawa lebih dari sekadar logistik — mereka hadir membawa harapan. Gerakan yang melibatkan pengurus PKK dan Majelis Taklim ini menegaskan kembali pesan sederhana namun mendalam, bahwa dalam setiap krisis, kebersamaan adalah kekuatan terbesar yang dimiliki masyarakat. (*)

Berita Terkait

Siswi Kelas IV SD Negeri 6 Blangkejeren Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Orang Tua Desak Sekolah Bertindak
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Polres Gayo Lues Salurkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran Desa Lukup Baru
Hasan G Aman Selena Berpulang Kerahmatullah di RS Adam Malik Medan
Sanksi Administratif Gubernur Tak Dihiraukan, PT HAI Dituding Lawan Perintah Pemerintah, AMPL Bawa Persoalan ke Gakkum
Usai Rapat Siaga Karhutla, Damkar Gayo Lues Hadapi Dua Kebakaran dalam Hitungan Jam
Antrean Panjang di Jalan Nasional Blangkejeren–Kutacane, Warga Keluhkan Sistem Buka-Tutup
Kadis Damkar Gayo Lues Gelar Rapat Siaga Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 21:27 WIB

130 Mahasiswa FKIP Universitas Gunung Leuser Dilepas untuk Pengabdian PPL 2026, Siap Majukan Pendidikan Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:39 WIB

Hardikda Aceh ke-67, Semangat Cetak Generasi Berprestasi Menggema di Aceh Tenggara

Rabu, 2 September 2026 - 19:07 WIB

130 mahasiswa/mahasiswi FKIP universitas gunung lauser siap terjun untuk pengabdian lapangan,PPL 2026

Rabu, 2 September 2026 - 16:59 WIB

Hardikda Aceh ke-67: SMAN 1 Badar Tanam Pohon, Rawat Budaya, dan Asah Akhlak Siswa

Rabu, 2 September 2026 - 12:58 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Beri Penguatan kepada Bhabinkamtibmas, Tekankan Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Selasa, 1 September 2026 - 17:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Babul Makmur Sambangi Warga dan Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 16:44 WIB

Harumkan Aceh Tenggara, Nadira Yana Hasmi Raih Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab Aceh dan Melaju ke Tingkat Nasional

Selasa, 1 September 2026 - 16:34 WIB

HARUMKAN ACEH TENGGARA, Finalis OSN Dikdas 2026 Raih Emas Nasional, Sabet The Best Overall dan The Best Theory

Berita Terbaru