Dituding Gelembungkan Jumlah Siswa Untuk Dana BOS, Kepsek SMA 1 Lawe Sigala gala Bantah Hal Tersebut.

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Maret 2025 - 07:03 WIB

501,811 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane | Dituding menambahkan jumlah siswa yang tidak sesuai dengan jumlah murid yang ada, guna untuk Meraipkan Dana BOS, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Lawe Sigala gala Yuslan Effendi Angkat, S.Pd, MS. dengan tegas membantah hal tersebut. Sabtu (15/3/2025).

Beberapa hari yang lalu salah satu Anggota LSM Menuding bahwa Kepsek SMAN 1 Lawe Sigala gala Telah menggelembungkan siswa di Aplikasi Data Pokok Pendidik (Dapodik) yang berjumlah 770 Siswa, 17 di antaranya adalah fiktif (dimanipulasi).

Menindaklanjuti Kebenaran tersebut, Tim Wartawan Alastanews langsung mengkonfirmasi Kepada Kepsek yang besangkutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat diminta Konfirmasi Yuslan Effendi Angkat mengatakan bahwa jumlah yang dituduhkan sebanyak 770 dan diantaranya yang berjumlah 17 adalah fiktif, itu tidak benar, “Bahkan siswa kami tidak sampai sebanyak itu. jumlah siswa kami hanya 722 siswa, dan itu sesuai dengan data yang kami input ke Aplikasi Dapodik”. Jelasnya.

Disaat ditelusuri lebih lanjut prihal tudingan bahwa ada sebagaian siswa yang sudah keluar namun datanya tetap disimpan di Aplikasi Apodik (tidak dimutasi).

Yuslan Effendi Angkat menerangkan bahwa jika ada nama siswa yang sudah meminta untuk pindah dari sekolah SMA Negeri 1 Lawe Sigala gala, namun tidak dimutasi (dipindahkan) maka akan terjadi masalah pada saat penarikan nama siswa di sekolah yang baru. (Tidak mau ditarik ke Aplikasi Dapodik)

“Jika ada siswa yang ingin pindah dari SMA kami, pasti kami mutasikan, sebab jika kami tidak memutasikan, maka akan terjadi masalah pada saat penarikan siswa bersangkutan.” Terang Yuslan

“Apliaksi Dapodik tidak bisa dibohongi jika ada nama siswa yang ganda maka akan di ceklis merah secara otomatis di aplikasi dapodik.” Lanjutnya

Diketahui pada saat Aplikasi Dapodik disingkronkan atau penarikan data siswa, siswa yang tercatat ganda akan terlihat jelas bertulisan warning dengan tulisan berwarna merah.

Dan pada penarikan data akan terjadi masalah jika masih terbukti siswa ganda atau siswa yang sudah pindah sekolah masih terdaftar di dapodik yang bersangkutan.

Setelah melalakukan Pengecekan langsung di Apalikasi Dapodik tim Alastanews tidak melihat ada tulisan merah atau berstatus ganda di menu tersebut.

Dan untuk peruntukan dana lainya yang di anggarkan dan direalisasikan Yuslan menerangkan. “Untuk kebutuhan anggaran lainya sudah pasti diperuntukan dengan benar sebab dana yang kami gunakan dari dana BOS akan diaudit nantinya oleh pihak Inspektorat.” Jelasnya

(Fenra)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:37 WIB

Geng Solo, Sjafrie, atau Dasco? Budayawan Sujiwo Tejo Soroti Pudarnya Persaudaraan dan Fenomena Militerisme Sipil

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Menteri Pertanian Copot 14 Pejabat Terkait Dugaan Korupsi sebagai Langkah Bersih-Bersih Kementerian

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB