HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Dinas Kesehatan Nagan Raya Gelar Sosialisasi Kepesertaan JKN

Redaksi

- Redaksi

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:47 WIB

507,193 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Aceh, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyelenggarakan Sosialisasi Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlangsung di Anjungan Pendopo Bupati Nagan Raya Suka Makmue pada Kamis, 5 Desember 2024.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Dr. Iskandar AP, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat, Zulfika, S.H.

Dalam sambutannya, Zulfika menyampaikan bahwa JKN merupakan bentuk perlindungan kesehatan untuk memastikan setiap peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan serta perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran jaminan kesehatan, baik secara mandiri maupun melalui bantuan dari pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Menurut Zulfika, Jaminan Kesehatan Nasional adalah program pelayanan kesehatan dari pemerintah, yang dikelola melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, dengan sistem berbasis asuransi.

Zulfika juga menegaskan bahwa JKN memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk melindungi kesehatan mereka dengan lebih baik.

“Bagi masyarakat yang kurang mampu, tidak perlu khawatir. Semua rakyat miskin atau PBI (Penerima Bantuan Iuran) akan ditanggung oleh pemerintah. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi rakyat miskin untuk tidak memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa Universal Health Coverage (UHC) adalah prioritas penting bagi negara-negara maju dan berkembang. UHC bertujuan memastikan seluruh masyarakat memiliki akses yang adil terhadap layanan kesehatan preventif, promotif, kuratif, dan rehabilitatif dengan biaya yang terjangkau.

“Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa UHC adalah langkah penting untuk menjamin hak kesehatan seluruh warga negara. Indonesia juga terus mempersiapkan implementasi UHC sesuai peta jalan JKN, dengan target cakupan penuh sejak 1 Januari 2019,” jelasnya.

Zulfika menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, termasuk masyarakat dan pemangku kepentingan, untuk memastikan pelaksanaan JKN berjalan optimal.
“Semua pihak, termasuk masyarakat, harus aktif mengawal pelaksanaan JKN demi pemenuhan hak kesehatan warga,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Nagan Raya, Ns. Salviar Evi, M.H.Kes, menyatakan bahwa Pemkab Nagan Raya berkomitmen memastikan seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

“Pemerintah memastikan bahwa akses pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan, tidak terkendala,” ujarnya.

Namun, ia mengakui adanya tantangan berupa data kepesertaan JKN yang masih ganda, sebagaimana ditemukan dalam audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Hari ini kami memastikan validasi data masyarakat agar tidak ada hambatan dalam pelayanan kesehatan,” tambahnya.

Salviar menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan masyarakat yang dilakukan di fasilitas kesehatan dikelola melalui BPJS Kesehatan. Sistem ini mengintegrasikan berbagai program sebelumnya, seperti JKA dan Jamkesmas, yang kini telah digabungkan dalam BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini.

“Dinkes Nagan Raya bekerja sama dengan kepala desa, camat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta Dinas Sosial untuk memastikan data masyarakat yang valid sebagai penerima manfaat BPJS,” jelasnya.

Acara sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Disdukcapil Nagan Raya, Mahlil, S.E., M.Si., perwakilan BPJS Kesehatan, para Camat, kepala UPTD puskesmas, Para Keuchik, serta perangkat daerah terkait lainnya. ( red )

Berita Terkait

DPRK Nagan Raya Sampaikan Pendapat Banggar dan Pandangan Fraksi terhadap KUA-PPAS 2027
Petani Tiga Kecamatan Keluhkan Listrik Sering Padam, DTPHP Nagan Raya Diminta Cari Solusi
Listrik Kerap Padam, Ratusan Petani Nagan Raya Kecewa: Ketahanan Pangan Ikut Terganggu
Jamaluddin Idham Salurkan Bantuan Peralatan Perikanan untuk Nelayan Babah Lueng Penulisan
Ketua TP-PKK Nagan Raya Terima Penghargaan Pelestari Tradisi Kuliner Aceh di ACF 2026
Pemindahan Dapur MBG Ke Sekolah Dinilai Perlu Di Kaji
Yayasan Putri Ratu Naraya Tolak Wacana Pengalihan SPPG ke Kantin Sekolah
SPPG Seunagan Timur Aktif Dukung Program MBG, 2.566 Penerima Manfaat Terlayani

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:48 WIB

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng

Rabu, 16 September 2026 - 03:44 WIB

Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN

Rabu, 16 September 2026 - 03:41 WIB

Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan

Rabu, 16 September 2026 - 03:37 WIB

Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi

Rabu, 16 September 2026 - 03:28 WIB

Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terbaru