slot preparation.lsrs.lu

Diapresiasi ! Kejari Bireuen Perjuangkan Sertifikasi Tanah Wakaf

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 14 September 2023 - 03:43 WIB

50655 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN, BARANEWS | Kinerja Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, H. Munawal Hadi, SH.MH kembali menorehkan prestasi. Tanah wakaf di sejumlah daerah di Kabupaten Bireuen akhirnya telah bersertifikat. Peran Munawal lewat kerjasama antara Kejari Bireuen dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bireuen dalam memperjuangkan tanah wakaf bersertifikat diganjar penghargaan.

Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen H. Munawal Hadi, S.H.,M.H menerima penghargaan dari Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bireuen atas kontribusi nya mendorong pelaksanaan penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf di Kabupaten Bireuen.

Penerimaan penghargaan oleh Kajari Bireuen dilakukan bersamaan dengan penyerahan Sertifikat Tanah Wakaf secara simbolis yang dilaksanakan bersama BPN dan Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Senin 11 September 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan penghargaan dan penyerahan sertifikat tanah wakaf hari itu dihadiri oleh Kepala BPN Bireuen Muhammad Zainun Zahri, A.Ptnh.,M.H., Kakan Kemenag Bireuen Dr.Tgk.Muhammad Amin,M.A., Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Hanita Azrica,S.H.,M.H., Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran Abdul Aziz, Kasubbag TU Kemenag Bireuen H.Ismuar,S.A.g., Nazir Tanah Wakaf dan Keuchik (Kepala Desa) penerima sertifikat tanah wakaf.

Dari total keselurahan 6.080 tanah wakaf di Kabupaten Bireuen berkat peran aktif Kajari sehingga telah berhasil diserahkan sebanyak 265 sertifikat bidang tanah wakaf kepada Keuchik penerima sertifikat, diantaranya :

1.Desa Lancok Samalanga

2.Desa Abeuk Usong

3.Desa Matang Mamplam

4.Desa Cot Rabo Tunong

5.Desa Cot Bate

Penghargaan dari BPN ini merupakan bentuk ungkapan terima kasih kepada Kajari Bireuen yang atas peran aktif nya melalui fungsi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara telah berhasil mendorong semua pihak yang terlibat sehingga penyerahan sertifikat tersebut berjalan dengan baik.

Atas penerimaan penghargaan ini Kajari Bireuen juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut dan Kajari juga berharap apa yang telah dilakukan Kejaksaan Negeri Bireuen selama ini dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ini menyampaikan program sertifikat tanah Wakaf tersebut muncul dari banyak persoalan tanah wakaf yang timbul setelah pewakaf meninggal dunia,terjadi gugatan dari yang merasa ahli waris dan mafia tanah terhadap tanah wakaf.

“Hal ini tentu telah merusak sendi sendi religius dari pewakaf dan melahirkan persoalan hukum, sehingga untuk melindungi tanah wakaf tersebut perlu di sertifikatkan, program tersebut sejalan dengan direktif presiden tentang pemberantasan mafia tanah,” tegas Munawal.

Maraknya praktik mafia tanah disejumlah daerah, ada kekhawatiran sejumlah obyek tanah menjadi korban praktik mafia tanah, termasuk tanah wakaf. Oleh sebab itu, keberadaan tanah wakaf patut di jaga agar tidak menjadi obyek oknum mafia tanah untuk diperjual belikan. (FS)

Berita Terkait

Khanduri Turun Sawah Paya Supat, Kadistanbun Bangga Sawah Tadah Hujan Kini Dua Kali Panen
Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing
Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98
Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia
Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026
Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam
Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga
Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Jumat, 6 November 2026 - 02:41 WIB

Jokowi Keberatan Ijazah UGM Diuji Labfor Ulang di Sidang Roy Suryo

Berita Terbaru

NASIONAL

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:45 WIB