slot preparation.lsrs.lu

Dana desa bukit meriah 2024 Rp. 940 jt. 63℅ misterius

ALIASA

- Redaksi

Jumat, 12 September 2025 - 01:35 WIB

501,139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TENGGARA [12/9/2025 ] – Transparansi pengelolaan Dana Desa kembali dipertanyakan. Kali ini, sorotan tajam mengarah pada Desa Bukit Meriah, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara.

Berdasarkan data resmi platform JAGA KPK, total Dana Desa Bukit Meriah tahun anggaran 2024 sebesar Rp 940.152.000 telah 100 persen dicairkan melalui dua tahap pencairan (Rp 450.098.800 pada 3 Maret 2024 dan Rp 490.053.200 pada 31 Oktober 2024). Namun, dari angka jumbo itu, hanya Rp 347.258.800 (36,94 persen) yang muncul dalam rincian publik kegiatan desa.

Artinya, masih ada Rp 592.893.200 atau setara 63,06 persen dari total anggaran yang tidak terlihat dalam publikasi resmi JAGA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rincian Anggaran yang Dipublikasikan
Dari total Rp 347 juta yang terpublikasi, berikut pembagiannya:

Penyusunan dokumen keuangan desa: Rp 8 juta
Honor operator kute: Rp 9 juta
Operasional pemerintahan kute: Rp 7,5 juta
Pencegahan kerawanan sosial: Rp 5,16 juta
Pembangunan pos keamanan desa: Rp 19,16 juta
Penyelenggaraan siskamling: Rp 16,1 juta
Baliho APBK dan realisasi: Rp 1 juta
Alat pertanian (sprayer/semprot mesin): Rp 281,33 juta.

Kegiatan dengan nilai terbesar adalah pengadaan alat pertanian senilai Rp 281,33 juta atau mencapai 81 persen dari total kegiatan yang dipublikasikan.

Pertanyaan Publik: Ke Mana Rp 592 Juta Lainnya?
Dari hasil investigasi, publik hanya disuguhi 36,94 persen transparansi. Sementara, lebih dari separuh anggaran desa — sebesar Rp 592,89 juta tidak jelas peruntukannya.

Hal ini menimbulkan tanda tanya serius:
Apakah dana tersebut memang sudah direalisasikan untuk program lain?
Ataukah hanya sekadar belum dipublikasikan di JAGA?

Atau justru ada indikasi penggunaan dana yang tidak sesuai aturan?

Dasar Hukum Transparansi
Transparansi Dana Desa diatur dalam:
UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, Pasal 24 huruf d dan e, yang mewajibkan pemerintah desa melaksanakan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

Permendesa PDTT No. 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa, Pasal 77 ayat (1), menegaskan bahwa pemerintah desa wajib menyampaikan laporan realisasi penggunaan Dana Desa kepada masyarakat.

UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang dapat menjerat penyalahgunaan wewenang atau penggunaan dana tanpa pertanggungjawaban.

Potensi Saksi dan Pemantauan
Menurut aktivis anti-korupsi di Aceh Tenggara, Saidul Amran dari Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI), pihaknya akan segera meminta klarifikasi resmi kepada kepala desa Bukit Meriah dan mendorong Inspektorat serta Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara untuk mengawasi dugaan ketidakterbukaan informasi ini.

“Kalau benar Rp 592 juta ini tidak jelas peruntukannya, ini bisa menjadi pintu masuk bagi penegak hukum. Masyarakat berhak tahu, karena itu uang rakyat. Desa harus transparan, tidak boleh abu-abu,” tegas Saidul Amran.

Desakan Publik
Hingga berita ini diturunkan, kepala desa Bukit Meriah yang kerap di panggil sihombing saat di hubungi lewat no WhastApp belum berhasil dikonfirmasi,juga pesan singkat WhatsApp tidak mendapat balasan.

Masyarakat berharap transparansi di harap segera dilakukan, bukan hanya sebagian kecil kegiatan yang dipublikasikan. Jika tidak ada penjelasan, potensi dugaan penyalahgunaan Dana Desa 2024 semakin kuat. ****

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Gelar Subuh Keliling dan Jumat Curhat
Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS
Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen
BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah
DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.
Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran
Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru