Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan Sosial untuk Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil di Desa Lawe Pinis

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 22:09 WIB

50305 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menyerahkan bantuan sosial pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, pada Selasa (27/5/2025). Bantuan tersebut diberikan kepada 59 keluarga penerima manfaat di desa tersebut dan merupakan lanjutan dari program bantuan sosial yang disalurkan dua tahun lalu.

Bantuan yang diserahkan berupa bibit jagung unggul, pupuk, alat-alat pertanian, obat-obatan pertanian, mesin babat, serta alat semprot. Selain itu, bantuan juga mencakup pembangunan balai sosial dan sarana air bersih untuk menunjang kebutuhan masyarakat.

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan program Kementerian Sosial yang telah lama dinantikan oleh masyarakat Desa Lawe Pinis. “Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil seperti Desa Lawe Pinis,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat untuk menunjang produktivitas dan kesejahteraan mereka. “Saya harap seluruh bantuan ini digunakan sebaik-baiknya agar bisa membantu meningkatkan hasil pertanian dan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.

Selain menyampaikan bantuan, Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya narkoba. Ia menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba. “Kami minta agar warga tidak ragu melaporkan bila ada kegiatan mencurigakan terkait narkoba. Kepala desa, polisi, dan TNI juga harus segera bertindak bila ada pengaduan,” sebutnya.

Lebih jauh, Salim Fakhry menginstruksikan Dinas Pertanian untuk memperhatikan secara khusus kebutuhan para petani di Desa Lawe Pinis. “Dinas Pertanian harus fokus memberikan bantuan sesuai kebutuhan petani agar hasilnya maksimal,” katanya. Ia juga menekankan agar kepala desa mengelola dana desa dengan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat.

Kepala Dinas Sosial, Bahagiawati, yang hadir dalam penyerahan bantuan ini menyampaikan harapannya agar bantuan sosial tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pengembangan potensi pertanian di desa tersebut. “Kami berharap bantuan ini bukan hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tapi juga dapat memacu kemandirian masyarakat,” ujarnya.

Bahagiawati menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar bantuan dapat digunakan dengan efektif. “Kami akan terus memastikan program ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” tambahnya.

Masyarakat Desa Lawe Pinis yang menerima bantuan terlihat antusias dan menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah. Mereka berharap program pemberdayaan ini dapat berkelanjutan dan terus ditingkatkan demi kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat adat terpencil.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat daerah, camat Darul Hasanah, kepala desa, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat turut hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut. Mereka menyambut baik upaya pemerintah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil.

Dengan program pemberdayaan ini, diharapkan kesenjangan sosial dan ekonomi masyarakat adat terpencil dapat berkurang secara signifikan. Pemerintah daerah pun terus berkomitmen menghadirkan layanan dan dukungan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Fenra)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:53 WIB

BANDA ACEH

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:31 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB