KUTACANE | Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, Kamis (28/5/2026), menyisakan duka bagi belasan keluarga. Sebanyak tujuh rumah warga hangus terbakar dan enam rumah lainnya mengalami rusak ringan akibat kejadian yang terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun sebanyak 39 jiwa dari 13 kepala keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal.
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M., langsung turun ke lokasi begitu mendapat kabar tentang insiden tersebut. Dengan didampingi jajaran pemerintah daerah dan petugas BPBD, Bupati meninjau langsung puing-puing sisa kebakaran dan menyapa warga yang terdampak. Ia mengungkapkan rasa prihatinnya atas musibah ini dan berjanji pemerintah daerah akan segera menangani kebutuhan mendesak para korban.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, H. M. Salim Fakhry berbicara langsung dengan sejumlah warga yang tengah mengungsi di tempat aman tidak jauh dari lokasi kebakaran. Ia mendengarkan keluhan, memastikan distribusi bantuan logistik berjalan, serta meminta dinas terkait untuk memprioritaskan pendataan dan penanganan pascakebakaran. Dia juga menegaskan pentingnya gotong royong dan solidaritas sosial dalam membantu korban pulih dari dampak bencana.
Menurut Salim Fakhry, pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan bahan pangan, perlengkapan dasar hingga kebutuhan hunian sementara bagi warga terdampak. Ia menginstruksikan BPBD untuk terus berkoordinasi dengan aparat desa, TNI, dan Polri guna memastikan keamanan serta kelancaran proses evakuasi dan pemulihan pasca kebakaran.
Kepala BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, yang turut mendampingi Bupati dalam peninjauan, menjelaskan bahwa tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman sendiri memakan waktu hampir satu jam sebelum akhirnya api berhasil dijinakkan seluruhnya sekitar pukul 14.56 WIB. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan namun faktor rumah kayu di lingkungan padat diduga mempercepat penyebaran api.

Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja cepat petugas gabungan serta dukungan warga yang secara sukarela ikut membantu proses pemadaman. Ia berharap semangat gotong royong ini tetap terjaga sebagai modal utama masyarakat Aceh Tenggara dalam menghadapi berbagai bencana.
Keberadaan Bupati di tengah warga menambah semangat para korban, yang kini tengah menanti upaya tindak lanjut dari pemerintah daerah. Sebagian warga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan respons cepat dari pemimpin daerah. Mereka berharap agar kehadiran pemerintah terus konsisten membantu hingga kehidupan bisa perlahan kembali normal.
Kebakaran di Desa Kute Bakti menjadi peringatan penting terkait perlunya kewaspadaan terhadap potensi bencana serupa, khususnya di kawasan permukiman padat dengan material bangunan yang mudah terbakar. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus melakukan edukasi, baik kepada masyarakat secara individu maupun kolektif, agar upaya pencegahan dan mitigasi dapat berjalan lebih optimal ke depan.

Bersama perangkat daerah dan seluruh elemen masyarakat, Bupati Aceh Tenggara memastikan penanganan korban kebakaran berjalan cepat dan terkoordinasi. Dengan kebersamaan dan kerja gotong royong, pemerintah daerah optimistis seluruh korban dapat melewati masa sulit ini dengan dukungan penuh dari semua pihak. (RED)


































































