Bupati Aceh Tenggara Dorong Pembangunan Jembatan Strategis di Kayu Belin untuk Atasi Banjir dan Tingkatkan Konektivitas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 29 Mei 2025 - 00:45 WIB

50321 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE  | Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, S.E., M.M., menunjukkan komitmen kuatnya terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Pada Rabu (28/5), Bupati turun langsung ke Desa Kayu Belin, Kecamatan Lawe Sigala-gala, untuk berdialog dengan warga terkait usulan pembangunan jembatan baru di jalur jalan nasional yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat.

Pertemuan yang berlangsung di halaman Kantor Polsek Lawe Sigala-gala ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Pejabat PPK 35 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Jaya Yuliadi; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Tenggara, Sadli, S.T.; Asisten I Setdakab Aceh Tenggara, Muhammad Riduan; Kepala Bagian Pembangunan Setdakab, Indra Gunawan; serta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) seperti Camat Lawe Sigala-gala, Kapolsek, Danramil, dan Kepala Desa Kayu Belin.

Bupati Salim Fakhry dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan baru merupakan kebutuhan yang sangat mendesak. Ia menjelaskan bahwa jembatan lama yang ada saat ini memiliki elevasi rendah sehingga kerap menjadi penyebab banjir ketika curah hujan tinggi. “Banjir yang meluap ke permukiman warga selama ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan bahkan mengancam keselamatan mereka. Oleh sebab itu, kami berupaya keras agar pembangunan jembatan baru dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan BPJN Aceh untuk memasukkan proyek ini ke dalam program pembangunan nasional. “Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar jembatan ini segera dibangun, demi kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa warga yang terdampak pembebasan lahan untuk pelebaran jalan dan pembangunan jembatan akan mendapatkan kompensasi sesuai aturan yang berlaku. “Kami pastikan, semua proses pembebasan lahan dilakukan secara adil dan transparan, dan masyarakat yang terdampak akan menerima kompensasi yang layak,” tambahnya.

Camat Lawe Sigala-gala, Ary Syafrizal Arma, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bupati terhadap kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Ia menilai bahwa pembangunan jembatan baru sangat penting tidak hanya untuk memperlancar arus lalu lintas, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan nasional di kawasan tersebut. “Kami menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten dalam memperjuangkan proyek ini. Ini menjadi kabar baik bagi kami dan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Aceh Tenggara, Sadli, S.T., menambahkan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari tiga jembatan prioritas yang tengah diupayakan peningkatan dan pelebarannya. Ia menjelaskan, untuk jembatan di Kayu Belin, lebar pelebaran bahu jalan yang akan dibebaskan mencapai 9 meter, dengan pembagian 4,5 meter di sisi kanan dan kiri jalan. Sementara panjang jembatan yang direncanakan mencapai 155 meter. “Kami sudah mengusulkan ini ke BPJN Aceh dan saat ini tim teknis sedang mempersiapkan kajian teknis dan administrasi sebagai langkah awal pelaksanaan proyek,” katanya.

Jaya Yuliadi, Pejabat PPK 35 BPJN Aceh, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian awal dan akan mengirim tim independen untuk melakukan survei lanjutan guna memastikan bahwa proyek pembangunan jembatan ini berjalan dengan standar teknis dan administrasi yang ketat. “Kami akan memastikan bahwa setiap aspek teknis terpenuhi agar hasil pembangunan nantinya aman, tahan lama, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.

Masyarakat Desa Kayu Belin yang hadir dalam pertemuan tersebut tampak antusias menyampaikan harapan mereka agar pembangunan jembatan ini segera terwujud. Mereka berharap agar kondisi banjir yang selama ini rutin terjadi dan mengganggu aktivitas sehari-hari dapat diatasi melalui proyek ini. Selain itu, mereka juga menginginkan agar pembangunan ini dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Aceh Tenggara.

Bupati Salim Fakhry menutup pertemuan dengan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proyek ini hingga selesai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami bertekad mewujudkan infrastruktur yang berkualitas untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Dengan sinergi semua pihak, saya yakin pembangunan jembatan ini akan berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masa depan Aceh Tenggara,” ujarnya penuh semangat. (RED)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:53 WIB

BANDA ACEH

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:31 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB