Bupati Aceh Tenggara Apresiasi Sinergi Polri dan TNI dalam Penangkapan Pelaku Pembunuhan Sadis di Uning Sigugur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 19:13 WIB

50599 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan aparat gabungan dalam mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan lima warga secara sadis di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhri, S.E., M.M., saat memberikan keterangan resmi dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Aceh Tenggara pada Selasa, 24 Juni 2025.

Konferensi pers ini dihadiri oleh Kapolres AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat TNI-Polri, perwakilan masyarakat, serta awak media. Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tidak membiarkan tragedi serupa terjadi lagi.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras luar biasa dari jajaran Polres Aceh Tenggara, Polda Aceh, serta dukungan penuh dari TNI dalam proses pencarian dan penangkapan pelaku. Terhitung sejak peristiwa ini terjadi pada pertengahan bulan Juni, upaya pencarian dilakukan tanpa henti di tengah medan yang berat dan penuh risiko. Ini adalah bukti nyata bahwa negara hadir untuk menjamin rasa aman masyarakat,” tegas Bupati Salim Fakhri dalam konferensi pers Selasa, 24 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menekankan bahwa sinergi antara institusi penegak hukum dan pemerintah daerah merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat. Bupati juga menyoroti peran penting TNI, yang bersama tim gabungan turut membantu operasi darat di hutan perbatasan Aceh Tenggara, tempat pelaku terakhir kali diketahui bersembunyi.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, akan terus berupaya membangun sistem deteksi dini terhadap potensi konflik di setiap desa. Ia meminta seluruh kepala desa, camat, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat untuk lebih tanggap terhadap dinamika sosial yang terjadi di wilayah masing-masing. Menurutnya, penguatan komunikasi antarwarga dan antara warga dengan aparat menjadi penting demi mencegah potensi kekerasan yang dapat berujung fatal.

“Stabilitas keamanan adalah fondasi pembangunan. Tanpa rasa aman, tidak akan ada kemajuan. Oleh karena itu, kami berharap agar semua elemen masyarakat terlibat aktif menjaga lingkungannya. Jangan menunggu tragedi terjadi baru kita bertindak,” ucapnya tegas.

Di akhir pernyataannya, Bupati Aceh Tenggara juga meminta dukungan dari lembaga pendamping sosial dan dinas terkait untuk membantu proses pemulihan psikologis warga yang terdampak peristiwa ini, khususnya keluarga korban yang selamat. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan hadir dalam masa pemulihan, baik secara emosional maupun administratif.

Dengan tertangkapnya pelaku utama, pemerintah daerah menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi kejahatan di Aceh Tenggara. Sinergi yang terjalin antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat adalah kekuatan utama dalam menjaga hukum, keadilan, dan kedamaian di tengah kehidupan berbangsa. (ZUL)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Dugaan Hilangnya Tengku Ilyas Tokoh dalam Orasi di Banda Aceh Memicu Sorotan Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Tiga Perkara Kericuhan Damai Aceh Mulai Ditangani Polda, Publik Tunggu Transparansi Penanganan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Berita Terbaru