Bulog Aceh Dapat Tambahan Stok Beras Impor 6.000 Ton

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 1 April 2024 - 02:11 WIB

50494 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh  – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Provinsi Aceh mendapat tambahan stok beras impor asal Thailand sebanyak 6.000 ton, yang masuk di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara.

“Alhamdulillah proses bongkar muat dari Pelabuhan Krueng Geukuh telah tuntas dan seluruh stok tersebut telah tiba di gudang Bulog yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pasar (SPHP) dan kebencanaan,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Aceh, Saldi Aldryn, Jumat 29 Maret 2024.

Ia menyebutkan dengan tambahan stok beras impor tersebut maka persediaan yang ada di seluruh gudang Perum Bulog Aceh sebanyak 19.250 ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pastikan persediaan beras yang ada saat ini cukup dan mampu memenuhi kebutuhan pangan di Aceh,” kata Saldi. Ditambahkannya, dalam waktu dekat Bulog Provinsi Aceh juga akan mendapatkan tambahan stok beras impor dari Vietnam sebanyak 4.900 ton.

Menurutnya stok yang ada saat ini akan digunakan untuk keperluan bantuan pangan, SPHP, kebencanaan dan program pangan lainnya dalam upaya stabilisasi harga pangan. Saldi menyebut setiap bulan Perum Bulog Aceh menyalurkan bantuan pangan kepada keluarga penerima manfaat di provinsi ujung paling barat Indonesia itu mencapai 5.300 ton beras.

Saldi berharap masyarakat Aceh tidak perlu khawatir sebab persediaan beras yang ada di gudang Perum Bulog yang tersebar di seluruh Aceh sangat cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat di pasaran.

Ia juga menegaskan pihaknya akan terus membeli hasil panen milik petani di Aceh melalui mitra perusahaan untuk memenuhi kebutuhan beras di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu. (IP)

Berita Terkait

Langkah 11 Kilometer di Tengah Banjir Desa Babah Krueng
Ketua Umum SMPA Soroti Kevakuman IPMD Sejak 2023, Dorong Konsolidasi dan Revitalisasi Organisasi Pemuda Darussalam
BKPRMI Aceh Dorong Skema Cash for Work Percepat Pemulihan Sawah Pasca Bencana
Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Catatkan Kinerja Positif Tahun 2025
Tidak Pernah Duduk Bersama Fakultas dan Ormawa USK, MWA Perwakilan Mahasiswa Dinilai Mengabaikan Aspirasi Mahasiswa dalam Pemilihan Rektor
Prodi Akuntansi FE USM Gelar PKM Pendampingan Penyusunan Laporan BUMG Gampong Lampaseh Kota
Ketua SAPA: Banjir dan Longsor Aceh Harus Jadi Momentum Pembenahan Tata Kelola Lingkungan, DPRA Didesak Bentuk Pansus Lingkungan
Menkeu RI Kunjungi Kanwil DJBC Aceh

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:37 WIB

Mendagri Ingatkan Aceh, Sumut, dan Sumbar Bijak Gunakan Dana TKD untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 06:03 WIB

Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 14–20 Januari 2026

Sabtu, 10 Januari 2026 - 02:57 WIB

Video Viral Dugaan Pungli di Palembang, Mobil Bantuan Bencana Dihentikan Oknum Diduga Petugas Transportasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:34 WIB

Protes Jemuran Celana Dalam di Kudus, Simbol Kritik Etika dan Tuntutan Pembenahan KONI

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:11 WIB

Mulak Sitohang Perbaiki Argumentasi Uji UU Pembentukan Aceh dan Sumatra Utara

Jumat, 9 Januari 2026 - 06:09 WIB

Empat Pulau Jadi Sorotan, MK Gelar Sidang Perbaikan UU Pembentukan Aceh

Kamis, 8 Januari 2026 - 01:24 WIB

Korban Bencana di Sumatra Capai 1.178 Jiwa, Aceh Jadi Wilayah Paling Terdampak

Kamis, 8 Januari 2026 - 01:00 WIB

Penyaluran BBM Solar di Aceh Meningkat, Pertamina Patra Niaga Dukung Pemulihan Pascabencana

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Penanganan Kasus Narkotika di Aceh Tenggara Meningkat Sepanjang 2025

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:43 WIB