Bener Meriah, Baranewsaceh.co | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, menyebabkan luapan air yang mengikis badan jalan lintas Takengon–Bireuen di kawasan Desa Wih Porak. Akibatnya, jalan tersebut kini terputus total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Camat Pintu Rime Gayo, Mulyadi, saat dikonfirmasi pada Minggu (5/4/2026) menyampaikan bahwa kondisi jalan semakin parah akibat debit air yang terus meningkat. Luapan air tidak hanya merendam, tetapi juga menggerus badan jalan hingga akhirnya putus.
“Untuk sementara, akses jalan tidak bisa dilalui sama sekali karena kondisi badan jalan sudah terputus,” ujar Mulyadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan di Desa Wih Porak sendiri sebelumnya menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan lintas Takengon–Bireuen, terutama setelah ambruknya Jembatan Enang-Enang akibat banjir bandang pada 26 Desember 2025 lalu. Dengan kondisi terkini, akses utama penghubung antarwilayah tersebut kembali terganggu.
Saat ini, unsur Muspika Kecamatan Pintu Rime Gayo bersama aparat desa dan pihak terkait tengah mengerahkan alat berat, baik dari perusahaan maupun Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, untuk penanganan darurat di lokasi kejadian.
Di sisi lain, berdasarkan informasi dari anggota Radio Antar Penduduk (RAPI) Bener Meriah yang berada di lokasi, masyarakat diimbau untuk sementara waktu mengalihkan perjalanan melalui jalur KKA sebagai alternatif.
Namun demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi terkait kondisi terkini ruas jalan eks PT KKA menuju Lhokseumawe apakah sepenuhnya aman dan dapat dilalui.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.(Dani)










































