HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 03:28 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 16 September 2026 – Rencana penyetoran dividen sebesar Rp 120 triliun dari lembaga pengelola investasi Danantara ke kas negara kini memicu polemik. Narasi mengenai adanya keberatan dari pihak pengelola investasi tersebut mencuat setelah mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan publik terkait potensi setoran jumbo tersebut.

Menanggapi riuhnya kabar tersebut, CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan bahwa pihaknya belum menerima rencana resmi mengenai kewajiban setoran dividen bernilai fantastis itu. Rosan menilai narasi yang berkembang di ruang publik perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan distorsi persepsi mengenai tata kelola keuangan lembaga tersebut.

Dalam waktu dekat, manajemen Danantara berencana untuk segera melakukan koordinasi intensif dengan Menteri Keuangan yang baru guna membedah mekanisme setoran keuntungan negara. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada pekan ini sebagai langkah krusial untuk menentukan langkah strategis lembaga dalam mendukung postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik tajam mulai mengarah pada minimnya koordinasi lintas instansi terkait kebijakan fiskal strategis ini. Publik menyoroti perlunya transparansi dan komunikasi yang lebih solid antara pihak pengelola dana investasi dengan otoritas keuangan negara, mengingat besaran angka yang disebut-sebut mencapai Rp 120 triliun merupakan nominal yang sangat signifikan bagi ketahanan fiskal nasional.

Ketidakjelasan mengenai dasar perhitungan dividen tersebut menjadi catatan tersendiri bagi tata kelola badan pengelola investasi. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai bagaimana Danantara akan merespons ekspektasi setoran tersebut di tengah dinamika ekonomi nasional yang membutuhkan kepastian alokasi dana dari berbagai sektor strategis. (*)

Berita Terkait

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng
Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN
Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan
Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi
Polemik Setoran Danantara: Menanti Kejelasan Arah Kebijakan di Era Baru
Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru
Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara
KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:48 WIB

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng

Rabu, 16 September 2026 - 03:44 WIB

Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN

Rabu, 16 September 2026 - 03:41 WIB

Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan

Rabu, 16 September 2026 - 03:37 WIB

Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi

Rabu, 16 September 2026 - 03:28 WIB

Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terbaru