slot preparation.lsrs.lu

Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 03:28 WIB

50244 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 16 September 2026 – Rencana penyetoran dividen sebesar Rp 120 triliun dari lembaga pengelola investasi Danantara ke kas negara kini memicu polemik. Narasi mengenai adanya keberatan dari pihak pengelola investasi tersebut mencuat setelah mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan pernyataan publik terkait potensi setoran jumbo tersebut.

Menanggapi riuhnya kabar tersebut, CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan bahwa pihaknya belum menerima rencana resmi mengenai kewajiban setoran dividen bernilai fantastis itu. Rosan menilai narasi yang berkembang di ruang publik perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan distorsi persepsi mengenai tata kelola keuangan lembaga tersebut.

Dalam waktu dekat, manajemen Danantara berencana untuk segera melakukan koordinasi intensif dengan Menteri Keuangan yang baru guna membedah mekanisme setoran keuntungan negara. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada pekan ini sebagai langkah krusial untuk menentukan langkah strategis lembaga dalam mendukung postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik tajam mulai mengarah pada minimnya koordinasi lintas instansi terkait kebijakan fiskal strategis ini. Publik menyoroti perlunya transparansi dan komunikasi yang lebih solid antara pihak pengelola dana investasi dengan otoritas keuangan negara, mengingat besaran angka yang disebut-sebut mencapai Rp 120 triliun merupakan nominal yang sangat signifikan bagi ketahanan fiskal nasional.

Ketidakjelasan mengenai dasar perhitungan dividen tersebut menjadi catatan tersendiri bagi tata kelola badan pengelola investasi. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai bagaimana Danantara akan merespons ekspektasi setoran tersebut di tengah dinamika ekonomi nasional yang membutuhkan kepastian alokasi dana dari berbagai sektor strategis. (*)

Berita Terkait

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar
Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru