HOTELBET beta.lra.gov.mv dbm.wyb.ac.lkpreparation.lsrs.lu wayacim.wyb.ac.lk

Kongkalingkong Izin HGB: KPK Ciduk Presdir Summarecon, Pejabat ATR/BPN, hingga Politisi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 03:04 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Operasi senyap yang dilancarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 14 September 2026, di wilayah Jabodetabek kembali menyingkap tabir gelap praktik rasuah di sektor pertanahan. Sebanyak 17 orang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, yang melibatkan kombinasi aktor dari sektor swasta, pejabat tinggi negara, hingga elemen politisi.

Di antara pihak yang terjaring adalah Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi. Penangkapan tersebut diduga kuat berkaitan dengan praktik lancung dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. Selain sang pengusaha, lembaga antirasuah juga menangkap sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), yakni Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Lampri, serta dua kepala kantor pertanahan, yakni Sontang dari Kabupaten Bogor dan Tardi dari Tangerang.

Tidak hanya menyeret aparat birokrasi dan pebisnis, pusaran kasus ini turut melibatkan sosok politisi dari Partai Golkar, Fat Arraf, serta mantan Bupati Kebumen, Arif Sugianto. Keterlibatan berbagai pihak dengan latar belakang yang berbeda ini mengindikasikan adanya sindikat terorganisir dalam memuluskan pengurusan izin tanah yang bermasalah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam penyelidikan tertutup tersebut, tim penyidik berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai dalam pecahan rupiah maupun valuta asing. Uang haram tersebut ditemukan tersimpan dalam puluhan koper dan boks dengan estimasi nilai mencapai ratusan miliar rupiah. Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik KPK untuk mendalami peran masing-masing serta mencari indikasi adanya penerimaan lain yang berkaitan dengan kewenangan jabatan mereka.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi integritas tata kelola pertanahan di Indonesia, terutama ketika pejabat kementerian yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam penertiban justru diduga kuat bersekongkol dengan swasta demi keuntungan pribadi. KPK menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar-akarnya, termasuk memetakan sejauh mana kerusakan sistemik yang terjadi dalam pengurusan izin HGB tersebut. (*)

Berita Terkait

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng
Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN
Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan
Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi
Polemik Setoran Danantara: Menanti Kejelasan Arah Kebijakan di Era Baru
Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun
Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru
Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 03:48 WIB

Cukai Rokok yang Melempem dan Labirin Bisnis Ilegal yang Melanggeng

Rabu, 16 September 2026 - 03:44 WIB

Purbaya Diduga Ngotot Tarik Setoran Ratusan Triliun dari Danantara untuk Tambal APBN

Rabu, 16 September 2026 - 03:41 WIB

Polemik Setoran Rp 120 Triliun, CEO Danantara Akan Temui Menteri Keuangan

Rabu, 16 September 2026 - 03:37 WIB

Bahaya Zona Abu-abu: Menggugat Transparansi Aliran Keuntungan BUMN Pasca-Transisi

Rabu, 16 September 2026 - 03:28 WIB

Menakar Beban Fiskal, Danantara Buka Suara Terkait Isu Setoran Rp 120 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 03:23 WIB

Keberatan Setor Rp 120 T ke Negara, Danantara Bakal Bicarakan Nasib Dividen dengan Menkeu Baru

Rabu, 16 September 2026 - 03:17 WIB

Mengapa Purbaya Diganti? Menguji Kepercayaan di Balik Rotasi Kursi Bendahara Negara

Rabu, 16 September 2026 - 03:13 WIB

KPK Dalami Keterlibatan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam Pusaran Suap HGB Summarecon

Berita Terbaru