slot preparation.lsrs.lu

Kejagung Sita 38 Aset Properti Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Bernilai Rp846 Miliar

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 20:31 WIB

50311 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Tim Sembilan Kejaksaan Agung mengumumkan hasil terbaru penyidikan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus dalam penanganan perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri. Barang bukti yang berhasil disita sepanjang proses penyidikan mencapai nilai fantastis, menembus angka Rp1 triliun dan kini siap dilimpahkan ke tahap penuntutan setelah seluruh rangkaian penyelidikan dinyatakan rampung.

Koordinator Tim Sembilan, Rudi Margono, menegaskan, barang bukti yang dikumpulkan meliputi 38 aset tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi dengan taksiran nilai hingga Rp846 miliar. Dia menyebut, aset tersebut berada di luar temuan barang bukti yang telah lebih dulu diamankan di kawasan Sentul. Selain aset properti, turut disita 74 batang emas lantakan seberat total 74,01 kilogram dengan kadar kemurnian tinggi, yang nilainya diperkirakan mencapai Rp196,1 miliar.

Tidak hanya berhenti pada aset tanah, bangunan, dan emas, penyidik juga menemukan 27 saham di sejumlah perusahaan serta 1.154 dokumen penting yang diduga erat kaitannya dengan praktik pemerasan dan TPPU. Sementara itu, salah satu saksi kunci, Ferry Yanto Hongkiriwang alias Ferry Boboho, menyerahkan uang tunai Rp5 miliar kepada penyidik, dengan pengakuan bahwa dana tersebut merupakan hasil pemerasan oleh pihak terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghitungan dari seluruh barang bukti yang berhasil diamankan menunjukkan angka total mencapai Rp1 triliun. Berbagai aset tersebut diperoleh melalui serangkaian penggeledahan dan penelusuran aset selama proses penyidikan perkara korupsi di Jiwasraya dan Asabri. Ketiga tersangka dalam kasus ini, yakni eks Jampidsus Febrie Adriansyah, advokat Don Ritto, dan pihak swasta Nurman Herin, diduga melakukan pemerasan terhadap pengusaha Tan Kian dengan janji akan menutup kasus hukum yang menjeratnya.

Berdasarkan dokumen yang berhasil diungkap, uang sebesar Rp40 miliar disebut telah diberikan Tan Kian kepada sejumlah pejabat Kejaksaan Agung, termasuk Febrie Adriansyah. Seluruh dokumen, aset, uang tunai, dan instrumen investasi yang berhasil diamankan kini telah menjadi dasar kuat proses penuntutan lebih lanjut.

Penyidikan yang dilakukan dalam kasus ini menjadi sorotan tajam publik, mengingat tingginya tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi, terutama di institusi yang seharusnya menjadi benteng pemberantasan korupsi di Indonesia.

Berita Terkait

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik
Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran
Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden
Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri
Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini
ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun
Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru