Temuan Baru Kasus Kematian Pegawai Mantan Jampidsus: Aliran Dana Misterius Terungkap

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 23:53 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 2 September 2026 – Kasus kematian Sutirno, yang merupakan pegawai di lingkungan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kuasa hukum keluarga korban, Aan Rohaeni, mengungkapkan adanya temuan aliran dana mencurigakan yang menguatkan dugaan keterkaitan peristiwa ini dengan aktivitas almarhum saat masih bertugas.

Berdasarkan penelusuran rekening milik almarhum, ditemukan adanya transfer dana sebesar Rp5 juta yang dikirimkan oleh seorang ajudan Febrie berinisial YLD. Dana tersebut ditransfer sesaat sebelum Sutirno memutuskan untuk kembali ke Jakarta dari Banyumas. Pihak keluarga meyakini bahwa pemulangan Sutirno ke Jakarta pada saat itu dilakukan atas instruksi pihak tertentu, yang dibuktikan dengan adanya pembiayaan tiket perjalanan dan dukungan finansial dari lingkaran terdekat mantan Jampidsus tersebut.

Tidak hanya dari ajudan, bukti transaksi lain juga menunjukkan bahwa Sutirno pernah menerima sejumlah dana dari dua tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang terkait dengan Febrie Adriansyah, yakni Don Ritto dan Nurman Herin. Salah satu catatan transaksi bahkan mencantumkan keterangan spesifik mengenai “bonus checker proyek” pada September 2025. Fakta-fakta ini membantah asumsi bahwa almarhum hanyalah pekerja rumah tangga biasa, melainkan seseorang yang diduga memiliki akses atau pengetahuan mengenai aktivitas di lingkungan mantan Jampidsus tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal ini, pihak keluarga mendesak Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap orang-orang di lingkaran Febrie Adriansyah. Desakan serupa juga datang dari penasihat Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Julius Ibrani. Ia menegaskan agar pihak kepolisian tidak hanya berpaku pada hasil ekshumasi jasad, melainkan bergerak cepat untuk mengusut potensi adanya upaya penghalangan penyidikan atau obstruction of justice.

Julius menekankan bahwa pengusutan kasus kematian ini harus menjadi prioritas utama. Pasalnya, kredibilitas penegakan hukum dalam kasus TPPU yang sedang ditangani Kejaksaan Agung dapat terganggu jika penyebab kematian Sutirno tidak segera terungkap secara transparan. Hingga saat ini, publik masih menanti langkah tegas penyidik untuk mengurai benang merah dari rangkaian bukti transaksi yang telah terungkap. (*)

Berita Terkait

Aksi 27 Agustus Memuncak Ricuh di Senayan, Nama GRIB Jaya Ikut Terseret, Negara Dituding Respons Represif
Nama Hercules Kembali Diperbincangkan, Benarkah Kekuatannya Bersumber dari Ketakutan atau Gagalnya Negara Tegakkan Hukum?
Polda Metro Jaya Rilis Sketsa Wajah Terduga Pengeroyok Bambang Setiyawan di Pejompongan
Menakar Kekuasaan Hercules di Balik Ketidakpastian Penegakan Hukum
KPK Geledah Perusahaan Tambang Besar Terkait Dugaan Korupsi Pemeriksaan Pajak di KPP Madya Banjarmasin
Kritik Keterlibatan Ormas dalam Pengamanan Demonstrasi, Pegiat HAM Ingatkan Risiko Konflik Horizontal
Tanggung Jawab Aparat dalam Pengamanan Unjuk Rasa Jadi Sorotan
Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Sidoarjo Meluas, 566 Orang Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:39 WIB

Aksi 27 Agustus Memuncak Ricuh di Senayan, Nama GRIB Jaya Ikut Terseret, Negara Dituding Respons Represif

Kamis, 3 September 2026 - 01:20 WIB

Nama Hercules Kembali Diperbincangkan, Benarkah Kekuatannya Bersumber dari Ketakutan atau Gagalnya Negara Tegakkan Hukum?

Kamis, 3 September 2026 - 00:40 WIB

Menakar Kekuasaan Hercules di Balik Ketidakpastian Penegakan Hukum

Kamis, 3 September 2026 - 00:02 WIB

Kritik Keterlibatan Ormas dalam Pengamanan Demonstrasi, Pegiat HAM Ingatkan Risiko Konflik Horizontal

Rabu, 2 September 2026 - 23:57 WIB

Tanggung Jawab Aparat dalam Pengamanan Unjuk Rasa Jadi Sorotan

Rabu, 2 September 2026 - 23:53 WIB

Temuan Baru Kasus Kematian Pegawai Mantan Jampidsus: Aliran Dana Misterius Terungkap

Rabu, 2 September 2026 - 23:48 WIB

Dugaan Keracunan Massal Program MBG di Sidoarjo Meluas, 566 Orang Terdampak

Rabu, 2 September 2026 - 22:35 WIB

Muktamar NU Desak Pemerintah Setop Penggunaan Dana Pendidikan untuk Program MBG

Berita Terbaru