slot preparation.lsrs.lu

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi NTT untuk Tinjau Korban Gempa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:25 WIB

50319 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat langsung kondisi korban terdampak gempa bumi. Informasi ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat ditemui di Jakarta, Minggu (23/8/2026). Ia mengatakan, kunjungan Presiden Prabowo ke wilayah terdampak gempa itu saat ini sedang dalam tahap persiapan dan dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat.

Rencana kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap penanganan bencana dan pemulihan bagi para korban di NTT. Prasetyo Hadi memastikan Presiden akan datang setelah penjadwalan kunjungan ke Pulau Flores yang sebelumnya tertunda. “Sedang dipersiapkan dalam waktu dekat, insyaallah akan ke sana,” ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau langsung wilayah terdampak di Pulau Flores pada Sabtu (22/8/2026), namun kunjungan tersebut ditunda. Gubernur NTT Melki Laka Lena mengonfirmasi penundaan kunjungan tersebut, dan menyebut jadwal baru sedang diatur antara Senin atau Selasa mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (21/8/2026) pukul 16.00 WIB melaporkan, jumlah korban meninggal akibat gempa di NTT meningkat menjadi 87 jiwa. Selain itu, korban luka mencapai 1.298 orang, dengan rincian 336 di antaranya mengalami luka berat. Pemerintah terus memantau situasi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk mempercepat proses bantuan serta pemulihan wilayah terdampak.

Kunjungan Presiden Prabowo ke NTT diharapkan dapat memberikan dorongan moril bagi para korban sekaligus memastikan seluruh proses penanganan dan distribusi bantuan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di daerah bencana. Pemerintah meminta masyarakat untuk menunggu info resmi terkait jadwal dan agenda kunjungan Presiden di lokasi terdampak. (*)

Berita Terkait

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:27 WIB

Banjir Meluas di Aceh, Pemerintah Daerah Diminta Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat

Rabu, 4 November 2026 - 03:24 WIB

Tarmizi Age, Eks GAM Denmark: Indonesia Butuh Pelabuhan Tol Laut Internasional ke Eropa di Sabang

Selasa, 3 November 2026 - 19:34 WIB

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USK Sukses Gelar Aksi Sosial “Sigap Darurat”, Bekali Siswa MIS Lamgugob Kartu Darurat

Selasa, 3 November 2026 - 19:28 WIB

Mantan Direktur Bumdesma Pintu Rime Gayo Divonis 5,5 Tahun, Dana Desa 23 Kampung Raib untuk Proyek SPBU

Selasa, 3 November 2026 - 18:44 WIB

YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang

Senin, 2 November 2026 - 18:50 WIB

Graha Citra Karsa Tawarkan Hunian Modern, Legalitas SHM dan Skema Pembayaran Fleksibel

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Dakwaan Kerusuhan Zikir Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman: Satu Terdakwa Didakwa Injak Merah Putih, Satu Lainnya Bakar Motor Dinas TNI

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB