KUTACANE | Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara meraih dua penghargaan sekaligus dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Aceh Tenggara ke-51. Penghargaan yang diterima, yaitu penilaian kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman Republik Indonesia dan Stand Pameran Terbaik, menjadi bukti kinerja dan inovasi yang terus ditingkatkan oleh jajaran Dinsos di daerah ini.
Dua penghargaan itu diterima saat momentum pameran pembangunan yang digelar mulai 17 hingga 19 Agustus 2026 di Kompleks Kantor Bupati Aceh Tenggara. Ribuan masyarakat tercatat memadati area pameran, dengan Stand Dinsos menjadi salah satu stan favorit pengunjung karena menampilkan program sosial secara interaktif dan informatif.
Raihan predikat kepatuhan pelayanan publik versi Ombudsman tidak diraih secara instan. Dalam tiga tahun berturut-turut, nilai pelayanan Dinas Sosial Aceh Tenggara terus mengalami peningkatan signifikan. Pada 2024, skor yang didapat berada di angka 84,15 (Zona Hijau). Kemudian pada 2025 naik ke angka 87,66, dan tahun ini kembali meningkat jadi 88,10, tetap berada di Zona Hijau. Kenaikan nilai ini tidak terlepas dari upaya pembenahan layanan, digitalisasi, serta komitmen untuk menciptakan transparansi dan kecepatan pelayanan, terutama bagi kelompok masyarakat rentan, disabilitas, dan lansia.
Selain itu, Stand Dinas Sosial dalam pameran HUT Kabupaten Aceh Tenggara ke-51 juga dinobatkan sebagai Stand Pameran Terbaik, ditambah meraih Juara 2 untuk lomba stan dan Juara 3 kategori kantor terbersih. Penilaian didasarkan pada kelengkapan informasi, interaksi dengan pengunjung, serta kreativitas dalam penyampaian program sosial.
Kepala Dinas Sosial Aceh Tenggara menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras timnya. Ia mengatakan, penghargaan yang didapat merupakan hasil kerja bersama dan didedikasikan untuk masyarakat Aceh Tenggara. Dirinya menargetkan, pencapaian nilai pelayanan publik bisa terus meningkat hingga menembus angka 90 pada tahun berikutnya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menyambut positif prestasi tersebut. Capaian Dinsos diharapkan bisa menjadi motivasi bagi organisasi perangkat daerah lain untuk terus meningkatkan pelayanan dan inovasi, agar manfaatnya dapat dirasakan sampai ke tingkat desa. (RED)









































