Pembangunan Jalan Kota Bahagia Mangkarat: SMPA Kecam Sikap DPRK yang Dinilai Tutup Mata dan Uji Kesabaran Rakyat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:32 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Solidaritas Mahasiswa Pemuda Aceh (SMPA) melayangkan kritik pedas dan mengecam keras sikap Dewan Perwakilan Rakyat Kota/Kabupaten (DPRK) yang dinilai masa bodoh dan terkesan melakukan pembiaran terhadap proyek Jalan Kota Bahagia yang tak kunjung tuntas. Mangkaratnya pembangunan infrastruktur utama ini menjadi bukti nyata tumpulnya fungsi pengawasan wakil rakyat dan minimnya empati politik terhadap penderitaan warga.

Penasehat SMPA, Salim Syuhada, menegaskan bahwa sikap diam dan kelambatan DPRK dalam merespons jeritan masyarakat sudah berada pada taraf yang tidak bisa ditoleransi. Pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek fisik rutin, melainkan urat nadi kehidupan dan hak konstitusional warga yang terus terabaikan.

“Melihat kondisi Jalan Kota Bahagia yang terbengkalai sekian lama tanpa ada kepastian, kami mempertanyakan: di mana DPRK saat rakyat membutuhkan keberpihakan? Jangan sampai dewan hanya hadir saat butuh suara, tapi mendadak ‘tuli dan buta’ ketika infrastruktur dasar rakyat hancur dan mengancam keselamatan jiwa!” tegas Salim Syuhada,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami ingatkan sekali lagi: jangan jadikan kesabaran rakyat sebagai alasan untuk menunda pembangunan! Jika DPRK terus bersikap masa bodoh dan tidak ada aksi nyata di lapangan dalam waktu dekat, jangan salahkan jika SMPA bersama seluruh elemen masyarakat akan mengambil sikap tegas dan turun ke jalan menuntut pertanggungjawaban!” pungkas Salim dengan nada tajam.

Berita Terkait

Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni
Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT
Daniel Abdul Wahab Kembali Nahkodai RAPI Kota Banda Aceh, Muswil VIII Berlangsung Sukses
Hak rakyat dan Kelestarian Lingkungan terancam, Ketua Umum IMPS gaungkan penolakan tambang di Samadua
Nahkoda Baru untuk Periode Berikutnya, Daniel Abdul Wahab Kembali Pimpin RAPI Kota Banda Aceh
Promosikan Batu Giok, RAPI Nagan Raya Serahkan Cindera mata Batu Giok ke Wali Kota Banda Aceh
Dua Warga Aceh Didakwa Selundupkan 147 Kilogram Sabu di Malaysia, Terancam Hukuman Mati
Muliyadi Sekum Hamas Apresiasi Teuku Heru Ajay Yang Perbaiki Jembatan Darurat Buloh Seuma Dengan Dana Pribadi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:54 WIB

Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Pembangunan Jalan Kota Bahagia Mangkarat: SMPA Kecam Sikap DPRK yang Dinilai Tutup Mata dan Uji Kesabaran Rakyat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:48 WIB

Hak rakyat dan Kelestarian Lingkungan terancam, Ketua Umum IMPS gaungkan penolakan tambang di Samadua

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:13 WIB

Nahkoda Baru untuk Periode Berikutnya, Daniel Abdul Wahab Kembali Pimpin RAPI Kota Banda Aceh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Menteri ATR/Kepala BPN Tetapkan Standar Waktu Layanan untuk Pengukuran Tanah dan Peralihan Hak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Promosikan Batu Giok, RAPI Nagan Raya Serahkan Cindera mata Batu Giok ke Wali Kota Banda Aceh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:02 WIB

Dua Warga Aceh Didakwa Selundupkan 147 Kilogram Sabu di Malaysia, Terancam Hukuman Mati

Berita Terbaru