Jerigen BBM Subsidi di Rumah Anak Pejabat: Potret Masalah Telanjang di Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:17 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Skandal baru mencoreng wajah pemerintahan Kabupaten Gayo Lues. Di tengah upaya pemerintah membangun sistem distribusi dan pengawasan ketat BBM subsidi, ironi telanjang justru terpampang jelas di ruang publik: sederet jerigen berisi BBM tersimpan rapi di garasi rumah seorang pejabat aktif daerah, dipamerkan sendiri oleh sang anak lewat media sosial.

Foto yang kini viral memperlihatkan lebih dari sepuluh jerigen—jelas bukan volume konsumsi rumah tangga biasa—berdampingan dengan mobil mewah. Gambar ini bukan sekadar simbol pameran kekayaan, tapi menjadi bukti gamblang pelanggaran aturan yang diduga dilakukan secara terang-terangan oleh lingkaran elit birokrasi setempat. Tangkapan layar dari akun media sosial sang anak bahkan menulis dengan santai, “papaku beli minyak 15 jirigen,” seolah tak ada beban moral di tengah antrean panjang rakyat kecil yang setiap hari menunggu jatah solar atau pertalite bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, di saat yang sama, Surat Edaran resmi dari Bupati Gayo Lues sudah ditegaskan: pengisian BBM subsidi dengan jerigen dilarang, dan pendistribusian BBM diatur ketat hanya untuk pemilik kendaraan dengan STNK sah, bahkan dibatasi dalam nominal tertentu. Penimbunan atas nama kepentingan pribadi atau keluarga sejatinya masuk wilayah pelanggaran administratif bahkan pidana. Semua itu tertera jelas di lembar surat resmi berlambang garuda, namun sirna di hadapan perilaku arogan pejabat dan keluarganya sendiri.

Ironi makin menyakitkan tatkala flexing ini dipadukan dengan sederet unggahan kehidupan mewah: keluarga pergi liburan ke Eropa, pesanan mobil terbaru bertebaran di chat keluarga, dan sang anak menantang netizen membandingkan diri dalam segala aspek ekonomi, pendidikan, dan gaya hidup. Semua itu diperlihatkan tanpa sedikit pun rasa empati terhadap rakyat Gayo Lues yang saat ini masih berjibaku mencari nafkah, menghadapi harga bahan pokok yang merangkak naik, dan berdesakan di SPBU demi beberapa liter BBM.

Kondisi tersebut menjadi tamparan keras untuk pemerintah daerah dan seluruh aparat penegak hukum. Jika pengawasan dan sanksi hanya berlaku untuk masyarakat bawah, sedangkan keluarga pejabat dapat mengakali sistem dan mempertontonkan pelanggaran secara terbuka, bagaimana mungkin rakyat Gayo Lues menghormati dan mematuhi aturan negara? Fakta yang disajikan oleh foto-foto dan pesan singkat keluarga pejabat di atas bukan sekadar isu pribadi, tetapi sudah menjadi persoalan publik dan simtom kemunduran moral birokrasi.

Hingga kini, belum ada penyelidikan terbuka dari aparat kepolisian atau klarifikasi tegas dari sang pejabat terkait jerigen BBM subsidi yang bertumpuk di rumahnya. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues justru terkesan diam, padahal krisis kepercayaan publik semakin dalam. Surat Edaran yang baru saja diterbitkan seakan-akan hanya dokumen formal tanpa makna nyata, ironisnya ditandatangani oleh sosok pejabat yang namanya juga muncul dalam percakapan keluarga ini.

Peristiwa ini wajib menjadi titik balik pengawasan BBM subsidi di Gayo Lues dan seluruh Aceh. Langkah tegas, terbuka, dan tanpa pandang bulu terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh pejabat dan keluarganya adalah harga mati jika pemerintah serius mewujudkan keadilan distribusi subsidi kepada rakyat. Jika tidak, maka surat edaran, aturan legal, dan semua narasi keadilan hanyalah hiasan kosong yang memperparah luka rakyat di tengah kenyataan kesenjangan sosial yang semakin menganga. (*)

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Berhasil Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sabu, Seorang ASN Diamankan
Asisten I Gayo Lues dr. Nevirizal Mundur Dari Jabatannya, Ini Alasannya
Kronologi Penggerebekan Oknum Kepala Desa Kendawi di Blangtenggulun: Berawal dari Ibu-Ibu Merujak, Satpol PP Amankan Dua Pelaku Selingkuh
Penggerebekan Oknum Kepala Desa di Gayo Lues Picu Kecaman, Warga Tuntut Penegakan Hukum Tegas
Guncangan Beruntun Tiga Kali Gempa Melanda Gayo Lues, Warga Panik Berhamburan Keluar Gedung
Viral Video Oknum Kepala Desa Diduga Digerebek Warga Bersama Seorang Perempuan di Blangtenggulun Gayo Lues
Video Viral Kritik Keras Warganet Terhadap Aksi Flexing Anak Pejabat di Tengah Derita Pascabencana Gayo Lues
Upaya Disiplin Personel, Propam Polres Gayo Lues Gelar Pemeriksaan Gaktibplin dan Tes Urine

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43 WIB

Tarmizi Age: Jangan Biarkan Tambang Aceh Dikuasai Cukong, Rakyat Tidak Boleh Hanya Jadi Penonton

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:23 WIB

USM Gelar FGD Peningkatan Tata Kelola Universitas untuk Capai IKU dan Wujudkan Kampus Berdampak

Berita Terbaru