BANDA ACEH : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Aceh menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) bersama jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 23 kabupaten/kota se-Aceh di Sultan Hotel, Banda Aceh, Minggu (28/6/2026)
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh, Jamaluddin Idham, memfokuskan pembahasan pada penguatan organisasi, pemetaan strategi pemenangan, serta peningkatan efektivitas kerja politik hingga ke tingkat akar rumput.
Adaptasi Digital dan Kehadiran di Tengah Masyarakat
Dalam arahannya, Jamaluddin menekankan bahwa dinamika politik saat ini menuntut perubahan pola kerja partai agar lebih modern, adaptif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Ia menginstruksikan seluruh pengurus DPD maupun DPC untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi melalui media sosial.
“Tantangan politik ke depan menuntut kita untuk lebih kreatif. Saya meminta seluruh kader dan simpatisan di 23 kabupaten/kota untuk aktif menyapa, mendengar, dan membantu masyarakat. Manfaatkan platform media sosial seperti TikTok dan Instagram secara masif untuk mengampanyekan kerja nyata partai,” ujar Jamaluddin.
Momentum Rebut Hati Rakyat Aceh
Meski selama ini PDI Perjuangan kurang diperhitungkan di Aceh, Jamaluddin optimistis bahwa saat ini adalah momentum yang tepat untuk merebut hati masyarakat. Ia meyakini pergerakan positif partai belakangan ini telah menarik perhatian luas dari berbagai kalangan di Aceh.
“Dimulai dari penanganan bencana pada akhir tahun lalu hingga berbagai kegiatan yang telah kita lakukan, saya meyakini PDI Perjuangan Aceh saat ini sedang terus diperhatikan oleh seluruh kalangan yang ada di Aceh,” sebutnya.
Target Politik PDI Perjuangan Aceh
Jamaluddin Idham, yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, memaparkan sejumlah target konkret yang telah disusun berdasarkan evaluasi organisasi untuk pemilu legislatif mendatang:
DPR RI: Mempertahankan 1 kursi dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 1, sekaligus merebut 1 kursi baru dari Dapil Aceh 2.
DPR Aceh (DPRA): Membidik sedikitnya 5 kursi di tingkat provinsi.
DPR Kabupaten/Kota (DPRK): Menargetkan total 53 kursi di seluruh wilayah Aceh.
Menurutnya, target besar ini sangat realistis untuk dicapai melalui kerja politik yang terstruktur, konsolidasi yang solid, serta pemanfaatan media digital secara efektif dan tepat sasaran.
Soliditas dan Solusi Berbasis Musyawarah
Menutup arahannya, Ketua PDI Perjuangan Aceh tersebut berpesan agar seluruh kader mengedepankan komunikasi internal yang kuat. Jika terdapat kendala di lapangan, pengurus diminta segera melapor ke tingkat DPD untuk didiskusikan guna mencari solusi secara musyawarah.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk era baru PDI Perjuangan Aceh. Kami yakin, Insyaallah PDI Perjuangan akan semakin berjaya di Aceh. Merdeka! Merdeka! Merdeka!” pungkas Jamaluddin Idham. (Red)




































