slot preparation.lsrs.lu

HANCURKAN TIRAI KKN, JANGAN BIARKAN BANCALAN DANA DESA BERKHIR ANGIN LALU

ALIASA

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 20:02 WIB

50539 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jeritan Panjang warga Tempayung Hilir bukan sekadar keluhan, ini adalah akta pengkhianatan terhadap mandat desa. Dugaan KKN yang diungkap tidak lagi berada di level “kecil-kecilan,” melainkan sebuah skema terstruktur yang merampas hak dasar masyarakat. Kasus ini adalah ujian kredibilitas terberat bagi Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara.
​
PENGKHIANATAN BERLAPIS: BUKAN SEKADAR UANG, TAPI NYAWA MASA DEPAN
​Dugaan korupsi di Tempayung Hilir menunjukkan pola kejahatan yang paling keji:

​Korban Fisik yang Fiktif: Mark up fantastis pada proyek fisik—jika benar, ini adalah kebohongan yang dibiayai miliaran rupiah. SPJ “formalitas” adalah kode bahwa uang rakyat telah dijadikan modal memperkaya diri, sementara infrastruktur desa dibiarkan usang.

​Merampas Jatah Bayi dan Ibu: Penyimpangan dana Posyandu dan PKK adalah dosa moral yang tak terampuni. Ini bukan hanya masalah seperak uang; ini adalah perampasan hak nutrisi, kesehatan ibu hamil, dan masa depan balita miskin. Kejari Agara harus sadar: korupsi di sektor ini sama dengan merampas hak hidup yang paling mendasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​BUMK: Oligarki Mini Desa: Penyaluran dana BUMK kepada “kroni-kroni” oknum Pengulu adalah pembentukan oligarki desa—sebuah tindakan yang secara sengaja memiskinkan mayoritas demi kemakmuran lingkaran kecil kekuasaan. Ini adalah cikal bakal perpecahan sosial yang harus segera dipotong akarnya.
​KEHENINGAN YANG MENGGEMAKAN: ALASAN UNTUK BERTINDAK, BUKAN BERDIAM DIRI
​Keheningan Pengulu Kute Tempayung Hilir, M Zais, saat dihubungi bukanlah pertanda netral, melainkan sinyal kuat yang mempertebal kecurigaan publik.

​PERTANYAAN KRUSIAL: Mengapa Kejari Agara harus menunggu lebih lama? Setiap detik penundaan dalam penanganan kasus ini berarti:
​Pelaku Berpotensi Menghilangkan Jejak: Dokumen, bukti, dan saksi bisa direkayasa atau dihilangkan.

​Kepercayaan Publik Tergerus: Warga yang sudah berani menyuarakan kebenaran akan merasa dikhianati dan putus asa.
​Pesan Bahaya Tersampaikan: Jika kasus ini menguap, pesan yang terkirim kepada oknum-oknum di desa lain adalah: “Korupsi Dana Desa Boleh Dilakukan, Risikonya Kecil.”
​
PANGGILAN AKSI: TUNTASKAN KASUS INI SEBAGAI TITIK BALIK!
​Kejari Agara dituntut untuk membuktikan bahwa tindakan tegas di kute-kute lain bukanlah sekadar gimmick semata.

​Kepada Adhyaksa Kejari Agara:
​Tarik Garis Merah: Tidak ada toleransi bagi seperak pun uang rakyat. Terapkan prinsip: “Satu Rupiah pun Harus Dipertanggungjawabkan!”
​Bergerak Cepat dan Rahasia: Segera panggil, periksa, dan sita dokumen yang diperlukan. Robek tirai SPJ fiktif tersebut dengan audit forensik yang mendalam.

​Ganjaran Setimpal: Jika terbukti bersalah, oknum Pengulu M Zais harus diganjar hukuman maksimal untuk mengirim pesan keras: Kekuasaan Desa yang Dikhianati Akan Dibayar Mahal!

​Warga Tempayung Hilir tidak butuh janji; mereka menuntut keadilan segera. Ujian integritas telah dimulaidimulai ***

Berita Terkait

Perkuat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Gelar Subuh Keliling dan Jumat Curhat
Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS
Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen
BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan
Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah
DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.
Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran
Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:05 WIB

Dasco Minta Komisi III Pantau Berkala Kasus Penyadapan Presiden yang Seret Eks Kapolri

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru