slot preparation.lsrs.lu

JAUHI TOXIC, RAIH RIDHA ALLAH: Khutbah Jumat di Aceh Besar Tekankan Etika Berteman dalam Islam

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 20 September 2025 - 03:14 WIB

50499 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar — Menjauhi pertemanan toxic, membangun perilaku sosial yang sehat, dan penuh keberkahan menjadi pesan utama khutbah Jumat yang akan disampaikan Ustaz Mursalin Basyah, Lc, MA di Masjid Besar Al Jihad, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, 19 September 2025 bertepatan dengan 26 Rabiul Awal 1447 H.

Dosen STAI Tgk Chiek Pante Kulu Banda Aceh ini menegaskan, berteman adalah bagian dari fitrah manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia cenderung mencari hubungan dengan orang lain untuk berbagi kebahagiaan, saling mendukung, dan menguatkan dalam menghadapi tantangan hidup.

“Dalam Islam, berteman bukan sekadar soal kedekatan sosial, melainkan juga terkait nilai moral, spiritual, dan bagaimana hubungan itu membawa kebaikan serta keberkahan dunia-akhirat,” ungkapnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Allah Swt berfirman: “Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” (QS. Al-Hujurat: 13).

Rasulullah saw juga menegaskan pentingnya selektif dalam memilih teman. “Seseorang itu akan mengikuti agama temannya, maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa yang ia jadikan teman.” (HR. Abu Dawud).

Menurut Wakil Ketua Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Kota Banda Aceh ini, Islam mengajarkan beberapa ciri sahabat yang baik, di antaranya: menjaga ukhuwah islamiah, mengingatkan kita kepada Allah, bersikap jujur dan amanah, serta saling mendukung dalam kebaikan.

Etika berteman dalam Islam juga mencakup sikap saling menghormati, menjaga privasi, bersabar atas kekurangan, dan mendukung dalam kesulitan. Rasulullah SAW bersabda: “Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim lainnya; dia tidak menzaliminya, tidak membiarkannya (terzalimi), dan tidak membiarkannya dalam keadaan yang sulit.” (HR. Muslim).

“Berteman bukan hanya untuk kepentingan dunia, melainkan harus diniatkan untuk mencari ridha Allah,” jelasnya sambil mengutip QS. Al-Asr ayat 3: “Dan berpesan-pesanlah kamu dengan kebenaran dan berpesan-pesanlah kamu dengan kesabaran.”

Ustaz Mursalin juga mengingatkan tentang bahaya teman yang buruk. Rasulullah SAW bersabda: “Perumpamaan teman yang shalih dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, kamu bisa mendapatkan hadiah atau kamu akan membeli darinya, dan jika tidak, kamu akan merasakan bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi bajumu terbakar, atau kamu akan merasakan bau yang tidak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Hadits ini menunjukkan, pertemanan negatif dapat menular tanpa kita sadari. Karena itu, selektiflah dalam memilih teman,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Islam membolehkan memutus atau menjauh dari pertemanan toxic demi menjaga kesehatan mental, moral, dan agama. Dalam hal ini, Ibnu Hajar Al-Haitami dalam Az-Zawajir bahkan menegaskan, mengurangi interaksi dengan orang yang merusak spiritual dan mental diperbolehkan.

Hal senada juga ditegaskan Al-Mawardi dalam Adabud Dunya wad Din, bahwa memutus ikatan pertemanan kadang menjadi pilihan terbaik daripada terus bertahan dalam hubungan yang menimbulkan penyesalan.

“Menjauh dari pertemanan toxic tidaklah sama dengan memutus silaturahmi. Itu justru bentuk ikhtiar menjaga diri dari pengaruh buruk yang bisa merusak jiwa, iman, dan akhlak,” pungkas Ustaz Mursalin, Anggota Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh. (*)

Berita Terkait

Jumat Perdana November 2026, Inilah Daftar Khatib se Aceh Besar
Belajar Tak Hanya di Ruang Kelas, 67 Siswa SMP Islam Cendekia Darussalam Jelajahi Dunia Edukasi dan Teknologi di Amanah
Pelaksanaan Syariat Islam Tak Cukup dengan Regulasi
Daftar Khatib dan Imam Shalat Jum’at se-Aceh Besar, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awwal 1448 Hijriah
Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Aceh, T.A. Khalid Jabat Ketua
Gema Keakraban dan Mangulosi Mahasiswa Baru Sumatera Utara Kembali Digelar: Tradisi budaya, Identitas, dan Solidaritas di Tanah Rantau
Bahagia Tak Selalu Harus Dicari Jauh-Jauh
PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 17:30 WIB

Bareskrim Usut Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Wapres Gibran, Putusan MK Jadi Rujukan Penyidik

Jumat, 6 November 2026 - 17:27 WIB

Jokowi Hormati Proses Hukum Terkait Wacana Pemakzulan Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 17:21 WIB

Mabes Polri Dalami Dugaan Keterlibatan Ketum Parpol dan Aliran Dana Judi Online di Kasus Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 17:01 WIB

Irjen Ahrie Sonta Bersikap Kooperatif dan Siap Buka Tabir Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:51 WIB

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS November 2026 untuk Penyegaran dan Program Prioritas

Berita Terbaru