HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Karo Akan Pertahankan Jeruk Asli Karo Agar Tidak Punah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 26 Agustus 2025 - 14:35 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baranews.com | Medan – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi dan Hilirisasi Pascapanen Komoditas Jeruk yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan pada Senin, (25/8).

Rakor tersebut dipimpin langsung Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., dan membahas langkah serius dalam penanganan hama lalat buah yang selama ini menjadi masalah utama perkebunan jeruk, khususnya di Kabupaten Karo.

Dalam arahannya, Gubernur Sumut menekankan tiga hal penting untuk ditangani segera, yakni penyediaan data akurat mengenai lahan dan jumlah petani, penerapan teknologi pengendalian hama melalui konsep PT. Agrari, serta penyelesaian persoalan pendanaan yang dialami petani jeruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Action harus tepat, terutama soal data, karena dari sanalah kita akan bergerak. Penanganan hama ini juga harus dilaksanakan bersama sesuai porsi antara pemerintah daerah, provinsi, dan mitra,” ujar Bobby Nasution.

Bupati Karo, Antonius Ginting dalam kesempatan tersebut memaparkan kondisi terkini perkebunan jeruk di wilayahnya. Ia menyebutkan bahwa saat ini luas lahan jeruk aktif di Kabupaten Karo tinggal 4.841 hektare, jauh berkurang dibandingkan beberapa tahun lalu yang pernah mencapai 20.000 hektare.

“Ini data real perkebunan jeruk yang masih aktif. Ke depan, kita akan kategorikan mana saja yang perlu diterapkan metode pengendalian hama ini. Ada indikator yang harus dipenuhi agar penanganan lalat buah dapat berjalan efektif” jelas Antonius.

CEO PT. Agrari, Robertus Theodore, menambahkan bahwa selain hama, masalah utama yang dihadapi petani jeruk adalah soal pendanaan. Banyak petani yang terlilit hutang sehingga kebunnya terbengkalai atau bahkan beralih ke komoditas lain. Ia menilai perhatian besar yang diberikan Gubernur Sumut bersama pemerintah kabupaten sangat penting untuk menyelamatkan jeruk asli Karo agar tidak punah.

“Skema pengendalian yang telah berhasil diterapkan di Liang Melas Datas (LMD), Karo akan kita kembangkan ke daerah lain. Namun semua harus dilakukan bersama-sama dalam satu kawasan agar hasilnya maksimal” ujar Robertus.

Rakor ini juga dihadiri Bupati Dairi Vickner Sinaga, Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin, perwakilan dari Kabupaten Simalungun dan Tapanuli Utara, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Rajali, serta OPD terkait lainnya.
(Citra Yz.
SP/Diskominfo)

Berita Terkait

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Bupati Karo dan Dandim 0205/TK Lepas Launching Perdana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wilayah Kodim 0205/TK
Musyawarah Kormi Ke – 1 di Kabupaten Karo Maha Sendi S Milala Terpilih Menjadi Ketua KORMI Kabupaten Karo 2026 – 2030
Pemerintah Kabupaten Karo Siap Berkolaborasi Dengan Pemprov Sumut Dalam Mendorong Iklim Investasi Yang Sehat.
Pemkab Karo Mantapkan Komitmen Menuju UHC, Terima Audiensi BPJS Kesehatan Sumut
Ziarah ke Makam Tgk. Tambak Malem, Jejak Penyebar Islam dari Tanah Gayo hingga Karo
Empat Pulau dan Harga Diri Aceh: Mari Berjuang, Bukan Menyulut Api
Kodim 0205/TK Berbagi Takjil di Seputaran Tugu Perjuangan Berastagi
Mahasiswa Diciduk, Tekap Narkoba Polres Tanah Karo di Berastagi, Diduga Simpan Sabu

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Kota Langsa Bangkit Pasca Bencana, Tim Monev Periksa Langsung Progres di Lapangan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Sinergi Bea Cukai dan Polres Langsa Bongkar Peredaran 46,6 Kg Sabu Jaringan Lintas Negara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Bea Cukai Langsa Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa UNSAM dan IAIN Langsa

Selasa, 29 September 2026 - 21:18 WIB

Polres Langsa Ungkap 46,6 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Nilainya Capai Rp13,2 Miliar

Minggu, 27 September 2026 - 01:46 WIB

Bea Cukai Langsa Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Mahasiswa UNSAM dan IAIN Langsa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Polres Langsa Musnahkan 3,09 Kg Sabu dan 13,74 Kg Ganja, 38.461 Jiwa Diklaim Terselamatkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Kapolres Langsa Tinjau Bantuan Renovasi Sumur Bor Program Sosial Polri Bersama Ketua Umum Bhayangkari, Perkuat Akses Air Bersih Bagi Masyarakat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:35 WIB

Ungkap Kasus Penanaman Ganja Satresnarkoba Polres Langsa Berkomitmen Sikat Habis Pemain Narkobanya

Berita Terbaru