Ziarah ke Makam Tgk. Tambak Malem, Jejak Penyebar Islam dari Tanah Gayo hingga Karo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:49 WIB

50676 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues  —  Video ekspedisi ziarah ke makam ulama besar asal Tanah Gayo, Tengku Tambak Malem, atau dikenal sebagai Uruk Ndaholi, diunggah oleh akun Facebook Tengku Tir dan dikutip pada Sabtu, 12 Juli 2025. Ziarah ini berlangsung di kawasan Bintang Meriah, Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan menjadi momen spiritual serta historis yang mempererat kembali hubungan budaya antara masyarakat Gayo dan Karo.

Tengku Tambak Malem dikenal sebagai ulama dan penyebar Islam yang berasal dari Kerajaan Linge, salah satu kerajaan tertua di dataran tinggi Gayo. Dalam video berdurasi hampir tiga menit itu, narator menyampaikan bahwa makam sang ulama dikelilingi rumpun bambu, namun tidak satu pun batang bambu tumbuh di atas pusaranya—fenomena yang dianggap sebagai tanda kemuliaan beliau.

“Biasanya pohon bambu tumbuh di tengah-tengahnya. Tapi Allah berkehendak lain, makam ini dikelilingi bambu namun tak ada yang tumbuh di atasnya,” ujar narator dalam video.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut narasi, Tgk. Tambak Malem wafat pada tahun 1888 M, dan disebut sebagai sepupu dari raja Linge. Ia datang ke wilayah Bintang Meriah dan berdakwah di tengah komunitas Karo, menyebarkan nilai-nilai Islam tanpa menghapus identitas budaya lokal.

Salah satu keturunan langsung, Adri Istambul Lingga Gayo, menyambut kedatangan rombongan dan memberikan testimoni sejarah lisan yang diwariskan secara turun-temurun.

“Tengku Tambak Malem adalah sepupu dari Lingga Raja di Tanah Gayo. Beliau datang dan menetap di sini, menyebarkan Islam kepada masyarakat Karo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adri menekankan pentingnya menyadari kesamaan kultural antara Gayo dan Karo.

“Bahasa kita mirip, karakter dan pola makan pun serupa. Bahkan DNA kita identik. Kita hanya berbeda letak geografis, tapi kita satu darah,” tambahnya.

Ziarah ini menjadi refleksi akan hubungan erat dua etnis yang secara historis memiliki keterhubungan kuat sejak masa kerajaan. Tidak hanya sebagai perjalanan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ajakan untuk kembali merajut sejarah dan kebersamaan dalam keragaman.

“Mari kita rawat sejarah anak bangsa yang beraneka ragam ini. Bineka Tunggal Ika bukan sekadar slogan, tetapi warisan persatuan yang harus kita jaga bersama,” tutup narator dalam video. (NS)

Berita Terkait

Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Wakil Menteri Koperasi Tinjau Kesiapan Koperasi Desa Merah Putih di Gayo Lues
Bupati Gayo Lues Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Meninggal Dunia kepada Dua Ahli Waris di Gayo Lues
Bantuan Masa Panik Disalurkan untuk Korban Puting Beliung dan Banjir di Gayo Lues
Bantuan Pangan Bulog untuk 18.500 Warga Gayo Lues: Menjaga Ketahanan di Tengah Tantangan Ekonomi
BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues
Hakim Diuji Keadilan, Rabusin Tegaskan Fakta Hukum dan Kepastian Hak di Tengah Sengketa Agraria

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB