Empat Pulau dan Harga Diri Aceh: Mari Berjuang, Bukan Menyulut Api

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 1 Juni 2025 - 01:24 WIB

50260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Mayjen TNI (Purn) Teuku Abdul Hafil Fuddin, SH, SIP, MH

KABAR bahwa empat pulau yang selama ini diyakini sebagai bagian dari wilayah Aceh justru dicatat dalam administrasi Provinsi Sumatera Utara mengejutkan banyak pihak. Ini bukan kabar biasa. Sebab yang sedang dipersoalkan bukan hanya gugusan tanah di tengah laut, tapi juga menyangkut harga diri, sejarah, dan identitas sebuah daerah bernama Aceh.

Saya pernah menyampaikan pandangan melalui tulisan berjudul “Empat Pulau, Harga Diri Aceh: Saatnya Bangkit Menolak.” Tulisan itu lahir dari semangat untuk tidak diam, untuk mengajak semua pihak peduli pada persoalan mendasar ini. Tapi dalam prosesnya, saya juga merenung: bahwa perjuangan tidak cukup hanya dengan penolakan. Kita perlu melangkah lebih tenang, lebih dalam, dan lebih strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kita tidak boleh terjebak pada narasi saling menyalahkan. Justru di sinilah pentingnya kita menjaga kebersamaan, agar perjuangan ini tidak melebar menjadi konflik horizontal atau emosi sesaat. Kita butuh data, dokumen, dan keteguhan sikap. Karena mempertahankan wilayah bukan soal ego, tapi soal tanggung jawab kepada generasi mendatang.

Jangan Saling Menyalahkan, Mari Berjuang Bersama

Dalam forum resmi seperti Indonesia Joint Committee (IJC), empat pulau tersebut pernah dicatat sebagai bagian dari Aceh. Ini berarti Aceh memiliki dasar yang kuat untuk mengajukan klarifikasi atau peninjauan ulang kepada pemerintah pusat. Tapi semua itu harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan jalur diplomasi antarpemerintah.

Pemerintah Aceh bisa mengambil sejumlah langkah strategis, seperti:

Menyurati kementerian terkait (Kemendagri, BIG, ATR/BPN) untuk membuka dokumen batas wilayah yang sahih;
Mengaktifkan kembali Tim Penegasan Batas Wilayah Aceh yang melibatkan akademisi, ahli hukum, dan pakar geospasial;
Menyusun kajian akademik berbasis sejarah dan dokumen administratif yang dapat dijadikan rujukan formal.

Sementara itu, masyarakat Aceh juga memiliki peran penting:

Menjaga agar ruang publik tidak dipenuhi narasi provokatif yang memecah belah;
Mendukung diskusi dan advokasi yang sehat di kampus, media sosial, dan komunitas sipil;
Menyatukan suara dalam semangat kebersamaan, tanpa perlu memperkeruh suasana.

Harga Diri Perlu Dibela, Tapi dengan Cara yang Mulia

Empat pulau ini adalah pengingat bahwa wilayah tidak boleh dianggap enteng. Tapi cara kita memperjuangkannya akan menentukan bagaimana Aceh dipandang—bukan hanya oleh pemerintah pusat, tapi juga oleh masyarakat Indonesia secara luas.
Mari kita jaga semangat perjuangan ini tetap menyala, tanpa menyulut api yang merusak. Kita bisa bersikap tegas tanpa harus kasar. Kita bisa menuntut hak tanpa harus menuding. Karena harga diri Aceh akan lebih dihargai jika diperjuangkan dengan kepala dingin dan langkah yang terukur.

Penulis adalah Mantan Pangdam Iskandar Muda / Tokoh Barat Selatan Aceh

Berita Terkait

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Bupati Karo dan Dandim 0205/TK Lepas Launching Perdana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wilayah Kodim 0205/TK
Musyawarah Kormi Ke – 1 di Kabupaten Karo Maha Sendi S Milala Terpilih Menjadi Ketua KORMI Kabupaten Karo 2026 – 2030
Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Karo Akan Pertahankan Jeruk Asli Karo Agar Tidak Punah
Pemerintah Kabupaten Karo Siap Berkolaborasi Dengan Pemprov Sumut Dalam Mendorong Iklim Investasi Yang Sehat.
Pemkab Karo Mantapkan Komitmen Menuju UHC, Terima Audiensi BPJS Kesehatan Sumut
Ziarah ke Makam Tgk. Tambak Malem, Jejak Penyebar Islam dari Tanah Gayo hingga Karo
Kodim 0205/TK Berbagi Takjil di Seputaran Tugu Perjuangan Berastagi
Mahasiswa Diciduk, Tekap Narkoba Polres Tanah Karo di Berastagi, Diduga Simpan Sabu

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:16 WIB

Sekda Aceh Dinilai Jebak Muallem dengan Kebijakan JKA, Ketua IKA-UTU Desak Evaluasi dan Koreksi Segera

Sabtu, 11 April 2026 - 00:48 WIB

Kakanwil DJBC Aceh Laksanakan Kunjungan Kerja Perdana ke Bea Cukai Meulaboh

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:26 WIB

Kasus Mawardi Basyah Anggota DPRA GeRAK Desak Kejari Aceh Barat Eksekusi Keputusan MA RI.

Kamis, 19 Maret 2026 - 01:00 WIB

Raih Poin Tertinggi, Habibi Aceh Masuk Grand final AKSI Indonesia 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 02:32 WIB

Bupati Tarmizi: Habibi Menjadi Inspirasi dan Motivasi Bagi Generasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:55 WIB

MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur’an Tafsir STAIN TDM

Jumat, 6 Maret 2026 - 00:13 WIB

BPC HIPMI Abdya dan Perusahaan Muda Jaya Mandiri Syariah Berbagi Takjil untuk Ratusan Anak Yatim

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:33 WIB

Ulama Muda Aceh Dukung Tgk. Habibi di Ajang AKSI Indonesia 2026

Berita Terbaru

BENER MERIAH

Syahriadi Nahkodai PGRI Bener Meriah Periode 2025–2030

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:41 WIB