Bupati Aceh Tenggara Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Informasi Simpang Siur Terkait Kasus Pembunuhan Sadis di Uning Segugur

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 00:48 WIB

50569 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara — Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Aceh Tenggara. Lima orang warga ditemukan meninggal dunia secara tragis, sementara satu lainnya mengalami luka berat dalam sebuah insiden pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Uning Segugur, Kecamatan Babul Rahmah. Hingga kini, pelaku pembunuhan belum berhasil ditangkap, sementara pihak berwenang terus melakukan pencarian secara intensif.

Menanggapi keresahan masyarakat serta derasnya arus informasi yang beredar, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S.E., M.M. pada Kamis (19/06/2025) menyampaikan pernyataan terbuka melalui video resmi yang disebarkan ke publik. Dalam pernyataan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

“Hari ini aparat Polres Aceh Tenggara dibantu Kodim 0108 dan masyarakat terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Saya sebagai Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat agar kita saling bekerja sama dan memberikan informasi yang akurat kepada pihak keamanan. Jangan menyebarkan berita yang tidak jelas kebenarannya karena itu justru memperkeruh suasana,” ujar Bupati Fakhry dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga mengungkapkan bahwa Kapolres Aceh Tenggara telah turun langsung ke lapangan untuk memimpin operasi pencarian pelaku. Ia menekankan bahwa semua pihak harus memberikan dukungan moral dan informasi kepada aparat agar kasus ini bisa segera diungkap.

“Saya berharap masyarakat tenang, tetap waspada, dan jangan bertindak sendiri. Mari doakan agar pelaku yang melakukan pembunuhan keji dan sadis ini bisa segera ditangkap. Kita percayakan proses ini sepenuhnya kepada aparat keamanan, khususnya Polres Aceh Tenggara,” lanjutnya.

Dalam video yang berdurasi hampir tiga menit tersebut, Bupati Fakhry juga menyampaikan bahwa pihak pemerintah kecamatan telah bergerak cepat membantu upaya kepolisian. Camat Babul Rahmah bersama jajarannya disebut sudah mengerahkan personel untuk turut serta dalam pencarian dan pelacakan pelaku.

“Tadi juga Pak Camat sudah mengerahkan personilnya untuk membantu Polres Aceh Tenggara mengejar pelaku sampai dapat. Ini bentuk sinergi kita untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat,” tegasnya.

Bupati menambahkan bahwa pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan seluruh jajaran, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun dengan institusi keamanan. Ia berharap semua pihak saling menjaga komunikasi dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang beredar di media sosial tanpa dasar yang jelas.

“Kami dari pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan jajaran dan pihak kepolisian. Bila ditemukan informasi yang penting atau terindikasi keberadaan pelaku, segera kami teruskan dan tindak lanjuti. Intinya, kita semua harus satu suara dan satu tujuan: menangkap pelaku kejahatan ini,” pungkasnya.

Peristiwa pembunuhan di Desa Uning Segugur ini tidak hanya mengguncang warga setempat, tetapi juga memicu perhatian luas dari masyarakat Aceh Tenggara dan daerah sekitar. Motif dari pembunuhan ini hingga kini belum disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian, namun tim gabungan yang terdiri dari personel Polres, TNI, dan masyarakat lokal masih terus menyisir sejumlah titik di wilayah tersebut untuk menemukan pelaku.

Tragedi ini juga membuka ruang diskusi tentang pentingnya peningkatan keamanan di kawasan pedalaman dan terpencil di Aceh Tenggara. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh proses pengungkapan kasus ini dan memastikan bahwa pelaku akan dibawa ke hadapan hukum.

Bupati H. M. Salim Fakhry mengakhiri pernyataannya dengan menyerukan doa bersama dan solidaritas sosial bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Mari kita jaga Aceh Tenggara ini bersama-sama. Ini tanah kita, dan kita tidak boleh biarkan kekerasan merusak kehidupan masyarakat yang damai. Doakan agar pelaku secepatnya tertangkap dan keadilan bisa ditegakkan.” (RED)

Berita Terkait

Yahdi Hasan Apresiasi Pengabdian Tepian Negeri Chapter 4 Aceh Tenggara
Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Dugaan Hilangnya Tengku Ilyas Tokoh dalam Orasi di Banda Aceh Memicu Sorotan Publik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Tiga Perkara Kericuhan Damai Aceh Mulai Ditangani Polda, Publik Tunggu Transparansi Penanganan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:31 WIB

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:46 WIB

Mantan GAM Denmark Al Mukaram Soroti 15 Persoalan Implementasi MoU Helsinki yang Belum Tuntas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Berita Terbaru