Polres Aceh Tenggara Bekuk Lima Pemuda Pengedar Sabu di Bukit Tusam, Amankan Barang Bukti Senilai Jutaan Rupiah

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 9 Juni 2025 - 03:36 WIB

50535 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Kutacane, 9 Juni 2025 — Polres Aceh Tenggara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya dengan berhasil menangkap lima pria yang diduga sebagai pemilik dan pengedar narkotika jenis sabu di Desa Lawe Dua Gabungan, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara. Penangkapan ini berlangsung pada Sabtu malam (7/6) dalam operasi yang dipimpin langsung oleh personel Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba).

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reserse Narkoba IPTU Yose Rizaldi, menjelaskan kronologi penangkapan tersebut secara rinci. “Penangkapan bermula ketika anggota kami berhasil mengamankan satu tersangka berinisial PA (21) yang kedapatan membawa satu paket sabu yang baru dibeli dan belum sempat dikonsumsi,” ungkap IPTU Yose pada Minggu (8/6).

Setelah menangkap PA, tim Satreskoba kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap empat pelaku lainnya di rumah CP (27), yang masih berada di desa yang sama. Dari hasil penggeledahan di rumah CP, ditemukan enam paket sabu yang disembunyikan di loteng rumah. Selain itu, polisi juga menggeledah rumah PA dan kembali menemukan empat paket sabu yang disembunyikan di atas tempat tidur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari lokasi penangkapan dan penggeledahan, total barang bukti yang berhasil kami amankan meliputi berbagai paket sabu dengan berat total yang mencapai beberapa gram, serta sejumlah barang bukti lain yang terkait, seperti uang tunai, sepeda motor, dan ponsel,” jelas IPTU Yose.

Rincian barang bukti yang diamankan adalah sebagai berikut:

  • 1 bungkus sabu seberat bruto 0,28 gram

  • 6 bungkus sabu seberat bruto 1,38 gram

  • 3 bungkus sabu dalam satu plastik seberat bruto 1,64 gram

  • 1 bungkus sabu dalam plastik klip seberat bruto 5,54 gram

  • Uang tunai sebesar Rp1.675.000

  • 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna hitam

  • 3 unit ponsel dengan merek Realme (dua unit) dan Samsung (satu unit)

Menurut IPTU Yose, kelima tersangka merupakan warga Kecamatan Bukit Tusam yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut. Saat ini, kelima pelaku telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kasus ini akan kami tindaklanjuti dengan penyelidikan mendalam untuk mengungkap jaringan narkotika yang lebih luas, dan kami mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian,” tegas IPTU Yose.

Penangkapan ini merupakan bukti nyata keseriusan Polres Aceh Tenggara dalam menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Aceh Tenggara. Pihak kepolisian juga menegaskan akan terus melakukan patroli dan operasi rutin guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari dampak buruk narkoba.

Sementara itu, masyarakat setempat menyambut baik langkah cepat dan tegas aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba. Beberapa warga mengaku merasa lega karena upaya ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku dan mencegah maraknya peredaran narkoba yang selama ini menjadi momok bagi generasi muda di daerah mereka.

Kasus ini pun menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi narkoba dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat tanpa pengaruh zat adiktif berbahaya.

Polres Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait dalam membangun daerah yang bebas narkoba demi masa depan yang lebih cerah dan aman bagi seluruh warga. (*)

Berita Terkait

Diterjang Banjir Akhir 2025, Yahdi Hasan Kucurkan Dana Reses II Tahun 2026 Membangun 50 Bronjong Darurat di D.I Irigasi Kuta Tinggi.
Polres Aceh Tenggara Gelar Razia Malam, Sopir Travel Bermuatan Berlebih Ditegur Humanis
Diduga Dana Ketahanan PangaDana Ketahanan Pangan Rp120 Juta di Kute Lawe Kongker Diduga Belum Jelas Penggunaannya, Warga Pertanyakan Transparansi Pengulu
Polres Aceh Tenggara Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Sosialisasi KUHAP Tahun 2025
Oknum Kepala SD N Trt Seperai ( SS) kuasai Barang Bekas Rehab Sekolah.”Diduga tampa Proses Lelang
BPJN 3.5 Tuntaskan Pembersihan Lumpur Pascabanjir di Jalur Nasional Aceh Tenggara hingga Lawe Tua Persatuan
Oknum Kepala SD N Trt Seperai Diduga Kangkangi Impres no 7 tahun 2025. dan Boyong barang Bekas Bangunan ke Rumahnya
Putri Penulis Ahmad Bahar Laporkan Hercules ke Polda Metro Jaya, Dugaan Penyekapan hingga Intimidasi Mencuat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:49 WIB

DPP GRIB Jaya Bantah Aksi Pengepungan Rumah Ahmad Bahar, Tegaskan Kedatangan Anggota Hanya untuk Klarifikasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:59 WIB

Seminggu Tanpa Respon, DPP IWO Indonesia Desak Kasatpol PP DKI Jakarta Buka Ruang Dialog Terkait Sengketa Lahan Gudang Cakung

Senin, 18 Mei 2026 - 16:01 WIB

Gerakan Pemuda Kebangsaan Layangkan Surat ke Kementerian Lingkungan Hidup, Desak Penindakan Industri Getah Pinus di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 13:51 WIB

Hukum Dilanggar Terang-Terangan: PT Rosin Menjadi Simbol Negara di Atas Negara di Aceh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:22 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

Berita Terbaru