Dorong Produktivitas dan Kualitas Kakao, Pemkab Aceh Tenggara Gandeng PT. Kudeungoe Sugata Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 23:45 WIB

50291 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong sektor perkebunan unggulan daerah. Salah satu langkah konkret tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT. Kudeungoe Sugata Indonesia pada Selasa (20/5/2025), yang berlangsung langsung di lahan perkebunan rakyat Desa Lawe Bekung Tampahan, Kecamatan Badar.

Dengan luas lahan kakao mencapai 21.549 hektare dan produktivitas tahunan sekitar 905 kilogram per hektare, komoditas ini menjadi tulang punggung sektor perkebunan di Aceh Tenggara. Terlebih, harga jual yang mencapai Rp120 ribu per kilogram menjadikan kakao sebagai sumber pendapatan utama bagi banyak petani lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusrizal, yang mewakili Bupati dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa kakao merupakan salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Namun, menurutnya, potensi besar ini belum sepenuhnya dioptimalkan. “Aceh Tenggara memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao. Dengan kerja sama ini, kita ingin mengakselerasi potensi tersebut,” ujar Yusrizal.

Melalui kolaborasi ini, PT. Kudeungoe Sugata Indonesia akan menginisiasi program Kebun Entres dan Kebun Induk—sebuah inovasi yang tak hanya bertujuan meningkatkan hasil panen, tetapi juga menghasilkan varietas kakao unggul yang tersertifikasi. Program ini sekaligus mendorong peremajaan tanaman serta penguatan kapasitas petani dalam praktik budidaya kakao berkelanjutan.

“Kerja sama ini adalah langkah konkret dalam memperkuat Aceh Tenggara sebagai sentra kakao berkualitas nasional. Kami juga bersyukur program ini sejalan dengan pendekatan lanskap berkelanjutan yang saat ini sedang kami dorong,” lanjut Yusrizal.

Tak hanya berhenti di pengembangan kebun entres, pemerintah daerah juga membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (NGO), organisasi masyarakat sipil (CSO), serta sektor swasta lainnya untuk bersama membangun masa depan kakao yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Menariknya, PT. Kudeungoe Sugata Indonesia juga berkomitmen untuk membeli bibit kakao berkualitas dari para petani Aceh Tenggara. Perusahaan ini bahkan turut bekerja sama dengan Swisscontact, sebuah yayasan pembangunan ekonomi berkelanjutan asal Swiss, yang telah banyak berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan sektor pertanian di negara berkembang.

Dengan kerja sama ini, harapan untuk menjadikan Aceh Tenggara sebagai poros kakao unggulan Indonesia kian terbuka lebar.

(Anwar)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:51 WIB

Ekspor Monyet Ekor Panjang Kembali Digulirkan, Pakar Peringatkan Konsekuensi Lingkungan dan Etika

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Kenaikan Anggaran Pendidikan 2027 Disorot DPR, Kesejahteraan Guru Dinilai Belum Jadi Prioritas

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mahkamah Agung Terbitkan Pedoman Baru, Putusan Bebas Tidak Bisa Diajukan Banding atau Kasasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Dugaan Pengalihan Isu dalam Kasus Mantan Jampidsus Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:54 WIB

Ustadz Abdul Somad Ingatkan Arti Kemerdekaan sebagai Amanah untuk Pemenuhan Hak Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Izinkan PT Timah Beli Bijih Timah dari Rakyat untuk Redam Gejolak di Bangka Belitung

Berita Terbaru

BANDA ACEH

Ketimpangan Ekonomi dan Konflik Kewenangan Pemicu Gejolak di Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 13:53 WIB

BANDA ACEH

Presiden Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh

Minggu, 23 Agu 2026 - 12:31 WIB

HUKUM & KRIMINAL

Dua Kurir Ganja 93 Kilogram Asal Aceh Ditangkap di Medan

Minggu, 23 Agu 2026 - 10:57 WIB