Nagan Raya : Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Nagan Raya menggelar diskusi bersama wartawan paska Pemilihan dan Pelantikan kepala Daerah di Kabupaten Nagan Raya.
Kegiatan yang dihadiri para insan pers dari PWI dan AWAN serta wartawan lainnya itu berlangsung di Jeep Kupi II Lueng Baroe, Kecamatan Suka Makmue. Kamis 27 Februari 2024.
Dikesempatan itu, Ketua Panwaslih Nagan Raya, Juni Effendi, S.T, menyambut baik atas terlaksananya diskusi yang sekaligus menjadi wadah evaluasi bersama para wartawan itu.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para wartawan, yang selama ini menjadi mitra dan ikut menyuport begitu banyak dalam hal memberi informasi kepada publik.
“Kami dan saya selaku ketua Panwaslih Nagan Raya, mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada wartawan semuanya, tanpa kalian mungkin setiap kegiatan tidak terlihat di masyarakat,” katanya.
Dikesempatan itu juga, Juni Effendi mewakili Panwaslihcam hingga PTPS, menyampaikan permohonan maaf jika dalam masa tugas terdapat kurang berkenan atau adanya telpon tidak diangkat untuk keperluan pemberitaan.
“Dikesempatan ini kami meminta maaf kepada wartawan, yang mungkin dalam bertugas belum melayani para awak media seperti yang diharapkan,” unggah Juni.
Sementara Kordiv P2H, Said Zamzami, S.E, menuturkan, bahwa kegiatan yang berlangsung merajut silaturahmi tersebut merupakan agenda kedua setelah pertemuan pertama kali awal bertugasnya Panwaslih.
“Alhamdulillah, ini pertemuan kedua kita dalam bentuk diskusi dan coffe morning. Kalau diibaratkan seperti adanya acara peresmian dengan ditandai pembentukan panitia dan pembubaran panitia,” kata Said Zamzami.
Namun hal tersebut, kata dia, tidak dalam hal membubarkan, tetapi hubungan Panwaslih dengan awak media tiada batas dan terus dalam koridor komunikasi serta silaturahmi.
“Saya selaku di Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, sangat erat kaitan dengan para awak media, Insan Pers wartawan sekalian, tanpa ada teman teman sekalian tidak akan tersampainya informasi ke publik,” terangnya.
Pihaknya juga mengharapkan pendapat dan masukan, termasuk kritikan yang hingga terbangunnya kelembagaan Panwaslih Nagan Raya kedepannya lagi.
Ketua AWAN, T. Ridwan, S.H mengatakan, dalam tubuh penyelenggara di Nagan Raya ada beberapa wartawan yang menjadi pengabdi di kelembagaan tersebut, baik di KIP maupun di Panwaslih. Dalam hal itu mengartikan bahwa wartawan bisa dipakai dimanapun.
“Menurut kami apa yang dilakukan Panwaslih Nagan Raya, dan juga adanya terdapat kritikan kecil. Dan perlu diketahui hadirnya pesta yang demokratis, aman dan terkendali sehingga lahirlah seorang pemimpin,” ujar T. Ridwan.
Ketua PWI Nagan Raya, Zulfikar, S.Kom, hubungan Panwaslih dan PWI selama ini berjalan baik, dan mungkin ada sedikit kritikan dan disitulah namanya dinamika.
“Mohon dimaklumi, karena dalam hal itu dari teman teman wartawan terdapat yang kurang berkenan itu semua untuk berjalan suksesnya agenda Panwaslih,” kata Zulfikar.
Selain itu, dukungan media tetap terus ada untuk Panwaslih hal itu demi kepentingan informasi publik dan ikut mencerdaskan masyarakat.
Hadir dalam diskusi tersebut, Ketua Panwaslih Nagan Raya, Juni Effendi, Kordi P2H, Said Zamzami, Kordiv PPDI, Said Muhadhar, Kordiv HPS, Darmawan serta Staf Sekretariat wartawan yang tergabung dalam PWI dan AWAN. (*)