slot preparation.lsrs.lu

Pebisnis Wajib Tau! Ini Perbedaan WhatsApp Business Biasa dan WhatsApp Business API

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Kamis, 18 Juli 2024 - 20:22 WIB

50209 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyak pebisnis sering menghadapi tantangan dalam menjaga interaksi yang konsisten dan efisien dengan pelanggan mereka. Beberapa masalah umum yang sering dihadapi termasuk waktu respons yang lama, kesulitan dalam mengelola volume pesan yang besar, dan kurangnya personalisasi dalam komunikasi.

Dilansir dari databoks.katadata.id, menurut laporan terbaru We Are Social, dari seluruh pengguna internet di Indonesia yang berusia 16-64 tahun, mayoritas atau 90,9%-nya tercatat memakai aplikasi WhatsApp.

Bagi pebisnis, fakta tersebut adalah fakta yang sangat menarik. Itu tandanya lebih dari 90% calon pelanggannya pasti menggunakan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, penting untuk Anda ketahui bahwa ada 3 jenis WhatsApp, yaitu WhatsApp personal pada umumnya digunakan oleh masyarakat, WhatsApp Business yang mungkin Anda gunakan saat ini, dan WhatsApp Business API.

Lalu, apa perbedaan antara WhatsApp Business dan WhatsApp Business API? Mari simak penjelasannya!

Pengertian WhatsApp Business Biasa dan WhatsApp Business API

WhatsApp Business Biasa adalah aplikasi gratis yang dapat diunduh di PlayStore dan App Store.

Aplikasi ini membantu bisnis untuk berinteraksi dengan pelanggan mereka dengan lebih mudah melalui fitur-fitur seperti profil bisnis, label, dan pesan otomatis.

WhatsApp Business Biasa sangat cocok untuk bisnis yang memiliki volume komunikasi yang relatif rendah dan tidak memerlukan integrasi yang kompleks.

Di sisi lain, terdapat WhatsApp Business API merupakan solusi yang dirancang untuk bisnis yang lebih besar atau yang memiliki kebutuhan komunikasi yang lebih kompleks.

WhatsApp Business API dapat membantu Anda untuk mengotomatisasi, menyusun, dan merespons banyak.

Dengan sistem API ini dapat diintegrasikan dengan sistem CRM dan platform lain yang digunakan oleh bisnis, sehingga komunikasi bisnis yang lebih efisien dan terstruktur.

Perbedaan WhatsApp Business Biasa dan WhatsApp Business API

Perbedaan WhatsApp Business Biasa dan WhatsApp Business API lebih detailnya dapat dilihat pada tautan berikut (https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/6f9fb6ba-0272-44fd-4b57-6b21cb3a6c00/public). Dengan memahami perbedaan antara WhatsApp Business Biasa dan WhatsApp Business API, pebisnis dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam memilih alat komunikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Untuk mendapatkan WhatsApp Business API, Anda perlu bekerja sama dengan BSP WhatsApp.

BSP (Business Partner Solution) adalah penyedia atau solusi pihak ketiga resmi Meta untuk membantu bisnis Anda mengakses semua fitur yang terdapat untuk WhatsApp Business API, mulai dari Centang Hijau WA, WhatsApp Blast, multi user, chatbot dan fitur lainnya.

Adapun syarat dan cara mendapatkannya adalah sebagai berikut:

1. Daftarkan Bisnis Anda ke BSP WhatsApp Terpercaya, Barantum.com

2. Tidak termasuk jenis industri yang dilarang.

3. Bisnis yang dimiliki sudah berbentuk CV, PT atau Yayasan. (Memiliki NIB/SIUP/TDP/NPWP perusahaan)

4. Memiliki ID Facebook Business Manager

5. Memiliki website resmi untuk bisnis/perusahaan.

Jika Anda bingung harus memilih BSP mana yang terbaik dan tidak tahu di mana mencarinya, kami merekomendasikan Barantum.com sebagai vendor BSP WhatsApp terbaik untuk bisnis Anda.

Barantum.com telah dipercaya oleh lebih dari 3000+ bisnis di Indonesia dan dipilih oleh banyak perusahaan karena memberikan dukungan dan layanan pelanggan yang lebih cepat dan profesional dibandingkan vendor BSP lainnya yang ada di Indonesia.

Tentang Barantum.com

Barantum.com adalah perusahaan penyedia aplikasi CRM, sistem omnichannel chat, call center software dan BSP WhatsApp terkemuka dengan layanan terbaik di Indonesia. Barantum.com cocok digunakan untuk divisi penjualan, pemasaran, pusat panggilan, layanan pelanggan, telemarketing dan telesales.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Sambut HLN ke-81, PLN Jeuram Terangi Tiga Rumah Warga Kurang Mampu di Nagan Raya
Pemerintah Berikan Insentif PPh bagi Penempatan Dana di SBN Valas
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026
Jaringan Perdagangan Emas Ilegal Internasional Mengancam Ekonomi Nasional
Pemerintah Kaji Pembatasan Pembelian Pertalite untuk Kelompok Desil 9 dan 10
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Pemblokiran Rekening Demonstran
Kementerian Keuangan Tetapkan Nilai Kurs untuk Pelunasan Pajak dan Bea Masuk Periode 06– 12 Mei 2026
Pelaku UMKM Kini Bisa Ganti Background Foto Produk Sendiri Tanpa Biaya Mahal 

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:37 WIB

Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes Asing di Istana Hari Ini

Jumat, 6 November 2026 - 16:06 WIB

ICW dan Trend Asia Ungkap Belanja Teknologi Pengawasan Polri Capai Rp35,9 Triliun

Jumat, 6 November 2026 - 15:59 WIB

Dua Pejabat Senior KPK Kembali ke Kejaksaan Agung Setelah Lebih dari 10 Tahun Bertugas

Jumat, 6 November 2026 - 15:45 WIB

Polemik Ijazah Gibran dan Wacana Pemakzulan di Parlemen

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Jimly Sebut Listyo Sigit Resisten Reformasi Polri, Kasus Sadap Jadi Momentum Berbenah

Jumat, 6 November 2026 - 14:13 WIB

Kemendikdasmen Belum Tindaklanjuti Putusan MA soal Pembatalan Suket Ijazah Wapres Gibran

Jumat, 6 November 2026 - 14:05 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Presiden Prabowo Mengarah Makar, Empat Jenderal Polri Jadi Tersangka

Jumat, 6 November 2026 - 13:31 WIB

Skandal Penyadapan 6.000 Nomor Seret Eks Kapolri, Nama Jokowi dan Lingkarannya Justru Absen dari Daftar

Berita Terbaru