slot preparation.lsrs.lu

Idul Adha Ajarkan Pentingnya Menata Niat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 17 Juni 2024 - 18:12 WIB

50257 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jantho – Momentum Idul Adha mengajarkan umat Islam tentang betapa pentingnya menata niat di dalam setiap ibadah. Niat menjadi penentu arah ibadah yang kita lakukan, serta pembeda antar ibadah antara yang wajib dan sunnah. Ketika niat ibadah itu benar dan terjaga di dalam hati, tidak terkontaminasi dengan berbagai macam kepentingan duniawi dan virus nafsu syahwat, maka ibadah kita akan mudah diterima oleh Allah Swt.

Dosen Hukum Keluarga Islam STISNU Aceh Tgk. Aria Sandra, S.HI, M.Ag akan menyampaikan hal tersebut dalam khutbah Idul Adha di Masjid Al-Fatah Kemukiman Sungai Limpah, Kecamatan Sukamakmur, 10 Zulhijjah 1445 Hijriah bertepatan dengan 17 Juni 2024.

“Ketulusan dan keikhlasan niat ini pernah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim ketika melaksanakan perintah Allah, terutama dalam peristiwa penyembelihan anak kesayangannya yaitu Nabi Ismail. Kisah ini, diawali dengan bersyukurnya Nabi Ibrahim atas karunia Allah yang begitu melimpah terhadap dirinya,” ungkap Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kuta Malaka Aceh Besar ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tgk. Aria Sandra menguraikan, salah satu karakter Nabi Ibrahim adalah seorang dermawan dan berjiwa sosial. Nabi Ibrahim tidak akan makan, kecuali bersama dengan tamu atau temannya atau tetangganya. Tidak jarang Nabi Ibrahim harus menunda makan, karena harus menunggu teman jamuannya.

Seringkali juga Nabi Ibrahim menyembelih puluhan ternaknya hanya karena ingin menjamu tamu-tamunya untuk sekali makan. Suatu hari salah satu tamunya bertanya mengapa engkau gemar berkorban menyebelih hewan ternak? Nabi Ibrahim menjawab, inilah salah satu bentuk rasa bersyukur kepada Allah. Jangankan hewan ternak, jika perlu anak pun siap untuk dikorbankan jika memang Allah yang perintahkan.

“Ucapan ini pun dihukumi oleh Allah sebagai bentuk nazar Nabi Ibrahim kepada Allah Swt,” tegasnya. Sehingga suatu waktu Allah menagihnya sebagaimana dikisahkan di dalam Surat Ash Shafat Ayat 102 :

’’Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu !” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Tgk. Aria Sandra menjelaskan, bahwa Nabi Ismail yang masih belia pun menerima atas keputusan Allah untuk dikorbankan sebagai bentuk kuatnya keyakinan dan teguhnya pendirian dalam rangka melaksanakan perintah Allah. Meskipun ketika itu tipu daya setan terus bergulir dalam rangka menghalangi semangat ibadah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Ketika itu keduanya mengusir iblis yang bertalbis menyerupakan manusia dengan tiga kali lemparan yang masing-masing lemparan menggunakan tujuh batu.

Kesabaran dan keikhlasan ini membuahkan hasil sebagaimana dikisahkan pada Surat Al Shaffat Ayat 107 yaitu: ’’Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.’’

Menurut Tgk. Aria Sandra, di antara hikmah yang dapat kita renungkan adalah, kita harus semakin meningkatkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt. Ketika ujian Allah mendera seharusnya kita tidak semakin menjauh dari Allah, tetapi justru semakin mendekatkan diri kepada Allah.

“Berbagai macam bentuk amal shaleh, ibadah, dan zikir kita tingkatkan, seraya bertawakkal dengan meningkatkan kewaspadaan, agar segala bentuk ujian segera kembali kepada Allah dan sirna dari permukaan bumi,” pungkas Pimpinan Dayah Irsyadul Ibad Al Aliyah ini. (*)

Berita Terkait

Jumat Perdana November 2026, Inilah Daftar Khatib se Aceh Besar
Belajar Tak Hanya di Ruang Kelas, 67 Siswa SMP Islam Cendekia Darussalam Jelajahi Dunia Edukasi dan Teknologi di Amanah
Pelaksanaan Syariat Islam Tak Cukup dengan Regulasi
Daftar Khatib dan Imam Shalat Jum’at se-Aceh Besar, 16 Oktober 2026 / 5 Jumadil Awwal 1448 Hijriah
Sudaryono Lantik Pengurus HKTI Aceh, T.A. Khalid Jabat Ketua
Gema Keakraban dan Mangulosi Mahasiswa Baru Sumatera Utara Kembali Digelar: Tradisi budaya, Identitas, dan Solidaritas di Tanah Rantau
Bahagia Tak Selalu Harus Dicari Jauh-Jauh
PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:33 WIB

Pererat Sinergi dan Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Bupati dan Forkopimda Melaksanakan Jumat Keliling

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kawal Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Apel Gelar Pasukan dan Lepas Personel Pengamanan ke TPS

Jumat, 6 November 2026 - 16:30 WIB

Kemendagri Apresiasi Kinerja Pemkab Aceh Tenggara, Serapan Anggaran Pemulihan Pascabencana Melonjak hingga 41 Persen

Jumat, 6 November 2026 - 14:23 WIB

BPJS Kesehatan Lakukan Kunjungan Kredensial ke UPTD Puskesmas Lawe Dua, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan

Kamis, 5 November 2026 - 23:01 WIB

Abi Hasan Ajak Seluruh Anggota DPRK Aceh Tenggara Bersatu Perjuangkan Nasib Petani Leuser dan Keadilan Fiskal Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 20:23 WIB

DPRK Agara Sahkan Rp1,145 Triliun, Qanun Perubahan APBK ,Tenjun Bebas Sekitar Rp 85,82 Milyar.

Kamis, 5 November 2026 - 12:08 WIB

Matangkan Pengamanan Pilkades Serentak 2026, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Bersama Jajaran

Kamis, 5 November 2026 - 11:30 WIB

Cegah Curas, Curat dan Curanmor, Sat Samapta Polres Aceh Tenggara Gencarkan Patroli 3C

Berita Terbaru