500 Kosa Kata Bahasa Gayo Berpotensi Menjadi Serapan Bahasa Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 7 November 2024 - 20:17 WIB

50621 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah Baranewsaceh. co –  Balai bahasa provinsi Aceh melalui bidang KKLP perkamusan dan peristilahan, melakukan penelusuran terkait kosa kata bahasa gayo yang akan diajukan ke kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) guna memperkaya perbendaharaan kosa kata dalam bahasa Indonesia.

Zulfahmirda Matondang, staf balai bahasa Provinsi Aceh dalam audiensi bersama sejumlah tokoh masyarakat kabupaten Bener Meriah kepada media ini mengatakan. Rabu (06/11/2024).

Sejauh ini ada 176 kosa kata bahasa Gayo yang sudah terserap ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. (KBBI). Namun data tersebut, masih data lama dan belum diperbaharui, ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini kami sedang melakukan pemutahiran data dengan mendatangi langsung sejumlah tokoh masyarakat dari tiga kabupaten serumpun, yakni kabupaten Aceh Tengah, kabupaten Bener Meriah dan kabupaten Gayo Lues.

Sedangkan untuk kabupaten Bener Meriah, kami melakukan wawancara langsung bersama sejumlah nara sumber, masing masing, Turham. Ag, seorang akademisi, Johari, pemerhati budaya, Hamdani wartawan dan juga seniman, Munawir Arloti sejarawan, Yahya ws, tokoh adat dan Rabumah seorang seniman.

Hasilnya kembali ditemukan ratusan kosa kata dalam bahasa Gayo yang belum memiliki sebutan dalam bahasa Indonesia. Ungkapnya.

Ia juga menambahkan, bahwa berdasarkan hasil sidang komisi bahasa daerah yang di lakukan pada bulan februari lalu, Ada sekira 500 kosa kata bahasa Gayo yang berpotensi diterima di kamus besar bahasa Indonesia (KBBI). Pungkasnya. (Hamdani).

Berita Terkait

Paska Bencana Alam : Polri Kembali Bangun Bendungan Irigasi Blang Rongka
Polres Bener Meriah Ungkap Kasus Pembunuhan Pasutri, Pelaku Ditangkap Kurang dari 12 Jam
Kolaborasi KADIN Bener Meriah Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi
Belajar di Tengah Keterbatasan, Harapan Tetap Tumbuh di Sekolah Terdampak Bencana Bener Meriah
Suami Tewas, Istri Kritis dalam Dugaan Pencurian dengan Kekerasan di Bener Meriah
Asosiasi Bener Meriah–Aceh Tengah Bersatu Kembali Salurkan Bantuan Beras untuk Petani
Personel Brimob Polda Aceh Bersama Polres Bener Meriah Bersihkan Parit Jalan Pasca Bencana
Personel Brimob Polda Aceh Gelar Bhakti Sosial Jum’at Bersih di Masjid Al-Ikhwan Pasca Bencana

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:10 WIB

RS Santosa Dituding Tolak Pasien karena BPJS Mati, Pihak Rumah Sakit Bela Diri

Selasa, 6 Januari 2026 - 05:10 WIB

Wakajati Jawa Barat Dr. Taufan Zakaria Tegaskan Komitmen Integritas dan Strategi Kerja Terukur dalam Apel Gabungan Awal Tahun 2026

Selasa, 6 Januari 2026 - 04:50 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Wajibkan Instansi Publikasikan Anggaran di Media Sosial

Jumat, 19 Desember 2025 - 19:51 WIB

Konsolidasi Tanah Buahkan Hasil: Lingkungan Asri, Harga Tanah Naik Tiga Kali Lipat

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:48 WIB

Rakor dengan Kepala Daerah Se-Jawa Barat, Menteri Nusron Ungkap Skema Penggantian dan Sanksi Alih Fungsi Lahan Sawah

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:45 WIB

Jalankan Amanat Perpres 12/2025, Menteri Nusron Minta Pemerintah Daerah di Jawa Barat Lakukan Revisi Rencana Tata Ruang

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:09 WIB

Menggugat HAM Sektoral di Bandung Raya: Ikatan Mahasiswa Angkatan Muda Siliwangi (IMA AMS) Desak Pemerintah Selesaikan Krisis Pendidikan, Lingkungan, dan Kesehatan

Senin, 8 Desember 2025 - 15:54 WIB

Kajian BEM FH UNISBA“Membaca Ulang Pasal-Pasal KUHAP Yang Simpang Siur“

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Kuala Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian: Ini Kronologisnya

Rabu, 7 Jan 2026 - 01:17 WIB