Wali Kota Subulussalam Didesak Tepati Janji Atasi Defisit: “Integritas HRB Kini Sedang Diuji”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:32 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Anton Steven Tinendung, S.Kom.

Subulussalam — Surat resmi Wali Kota Subulussalam yang menggambarkan kondisi fiskal daerah kembali menimbulkan keheningan panjang di kalangan publik. Surat itu, yang memaparkan pendapatan daerah yang melemah, belanja wajib yang tersendat, hingga defisit yang kian melebar, seakan menjadi penegas bahwa Kota Subulussalam sedang menghadapi situasi ekonomi paling berat dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam kondisi fiskal yang hampir “kehabisan napas” ini, masyarakat menilai Wali Kota Haji Raat Bancin (HRB) berada pada titik krusial. Ia tidak memiliki ruang untuk keliru dalam menentukan komposisi pejabat di kabinet barunya. Para kepala SKPK yang dipilih bukan sekadar harus hadir, tetapi wajib bekerja—benar-benar bekerja. Mereka dituntut turun langsung menghadapi persoalan teknis anggaran, alih-alih berdiri dari kejauhan menyaksikan grafik defisit yang terus merangkak naik.
Janji HRB yang Kini Menjadi Ukuran Integritas
Dalam pidato visi-misinya pada awal masa pemerintahan, HRB pernah menyampaikan satu komitmen besar yang kini kembali diperbincangkan publik:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apabila saya tidak mampu mengatasi defisit selama tiga tahun, saya akan mengundurkan diri.”
Pernyataan itu dulu disambut sebagai komitmen moral, bukan sekadar pernyataan politis. Ia datang dari seorang ustad—tokoh yang menimba ilmu ke berbagai negara, termasuk Cairo—yang oleh masyarakat Subulussalam dihormati sebagai figur agama dan teladan etika.
Kini masyarakat bertanya, dengan nada yang semakin keras:
Apakah komitmen itu masih berdiri kokoh seperti ketika pertama kali disampaikan?
Atau hanya akan menjadi salah satu dari begitu banyak janji kepala daerah yang gugur sebelum sempat diuji?
Surat Wali Kota dan Realitas yang Tak Lagi Bisa Ditutupi
Surat kebijakan fiskal yang ditandatangani HRB tersebut mengungkapkan keadaan yang jauh dari kata stabil. Pendapatan daerah melemah, belanja pegawai dan belanja wajib mendesak, sementara ruang fiskal makin menyempit. Situasi ini memaksa HRB melakukan langkah reorganisasi yang tidak sekadar kosmetik, tetapi menyentuh jantung manajemen pemerintahan.

Subulussalam tidak membutuhkan pejabat yang sibuk membangun citra.
Yang dibutuhkan adalah kepala SKPK yang terjun langsung merapikan laporan keuangan, memperkuat pendapatan asli daerah, membuka iklim investasi, serta membenahi pengelolaan anggaran yang selama bertahun-tahun berjalan seperti rutinitas tanpa evaluasi serius.
Kota ini membutuhkan pekerja, bukan penghias pemerintahan.
Generasi Muda Menagih Konsistensi Seorang Ulama
Generasi muda Subulussalam—yang tumbuh dengan warisan intelektual Syekh Hamzah Fansuri—menyaksikan perkembangan ini dengan campuran harapan dan kecemasan. Mereka ingin melihat apakah HRB dapat menegakkan marwahnya sebagai seorang ulama besar yang membawa nilai moral ke dalam pemerintahan.
Bagi generasi muda, ketika seorang ustad mengucapkan janji, maka itu bukan hanya janji politik, tetapi janji kehormatan.
Dan ketika kehormatan dipertaruhkan, publik berhak menagihnya.
Potret Pemimpin Masa Depan: Memenuhi Janji atau Tumbang Oleh Janjinya Sendiri?
Saat ini seluruh perhatian publik tertuju pada HRB.
Apakah ia akan mencatatkan diri sebagai pemimpin yang membuka babak baru bagi Subulussalam—membebaskan kota ini dari belitan defisit dan kesemrawutan anggaran?
Atau justru membiarkan janji yang dulu ia ucapkan menjadi pengingat pahit di akhir masa jabatan?

Momentum ini menjadi ujian terbesar bagi HRB sebagai pemimpin dan sebagai tokoh agama.
Subulussalam tidak membutuhkan pemimpin sempurna, tetapi membutuhkan pemimpin yang menepati janji.
Sejarah selalu mencatat dengan tegas: bukan seberapa banyak pidato dibacakan seorang kepala daerah, tetapi seberapa banyak janji yang benar-benar ia tepati.

Berita Terkait

Mantan Kades Anwar Resmi Serahkan Mobil BUMDes Pasir Belo, Titip Pesan untuk Kemajuan Desa
PPAT Surya Darma “Bungkam” Soal 75 AJB Lae Saga, Live Streaming Gagal Digelar
Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Nyaman, Brimob Aceh Laksanakan Program Indonesia ASRI Di GOR Kota Subulussalam
Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin
Kapolda Aceh Disambut Tarian Dampeng di Polres Subulussalam “Persiapan Matang dan Nuansa Adat Warnai Kunjungan Kerja”
Dukung Program Indonesia ASRI, Brimob Aceh Laksanakan Manajemen Kebersihkan Di Area Puskesmas Penanggalan
Sekolah Buka Suara: Ini Penjelasan Lengkap SMAN Unggul Subulussalam Soal Video Malam Hari
Atap Gerai Koperasi KMP Suka Makmur Roboh, Warga Desak Audit Anggaran dan Konstruksi

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:32 WIB

Buka Musrenbang TJSLP/CSR 2026, Bupati TRK Ajak Perusahaan Dukung Penyelesaian Masjid Giok

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:16 WIB

Bupati TRK Minta Pemerintah Pusat Percepat Pembangunan 647 Huntap Bagi Korban Banjir Beutong Ateuh

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:23 WIB

Pembalap Cilik Ozil ’61’ Siap Menggebrak Kejurprov Grasstrack & Motocross Putaran 1 Piala Kapolres Nagan Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:11 WIB

Pembalap Cilik Ozil ’61’ Siap Menggebrak Kejurprov Grasstrack & Motocross Putaran 1 Piala Kapolres Nagan Raya

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:49 WIB

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 15 Perkara: 100,8 Kg Ganja dan 51,95 Gram Sabu Dihancurkan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:13 WIB

Keluarga Besar RAPI Nagan Raya Berikan Ucapan Selamat Kepada Ilyas, S.Pd.I. Sebagai Plt. Kepala SMPN 1 Beutong Ateuh Bangalang

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:39 WIB

Pemkab Nagan Raya Percepat Finalisasi Kajian Pendirian BUMD Pangan dan Energi

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:13 WIB

Bupati TRK Lantik 6 Kepala Sekolah dan 5 Pejabat Fungsional. Ini Nama Namanya

Berita Terbaru

ACEH BESAR

Aceh Besar Rilist 55 Khatib Jumat

Kamis, 11 Jun 2026 - 23:43 WIB