slot preparation.lsrs.lu

Atap Gerai Koperasi KMP Suka Makmur Roboh, Warga Desak Audit Anggaran dan Konstruksi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:54 WIB

50877 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam | Peristiwa robohnya atap teras gedung gerai Koperasi KMP di Kampong Suka Makmur, Subulussalam, memicu gelombang kekecewaan dan kemarahan warga. Bangunan yang baru saja berdiri dengan anggaran besar itu kini menyisakan puing-puing dan tanda tanya besar soal kualitas pengerjaan serta transparansi penggunaan dana.

Insiden terjadi pada Senin, 25 Maret 2024. Warga setempat mengaku terkejut melihat bagian depan atap teras yang tiba-tiba ambruk. Tidak ada hujan deras, tidak ada angin kencang, namun konstruksi yang seharusnya kokoh itu justru runtuh tanpa peringatan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kekhawatiran dan kecurigaan warga langsung mengemuka.

“Kami benar-benar kecewa. Ini bangunan baru, anggarannya besar, tapi sudah roboh. Ada apa dengan kualitasnya?” kata seorang warga yang enggan disebut namanya. Ia menambahkan, sejak awal pembangunan, warga tidak pernah dilibatkan dalam pengawasan. “Kami hanya tahu-tahu bangunan sudah berdiri. Sekarang, baru beberapa bulan, sudah ambruk. Ini jelas ada yang tidak beres,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Koperasi Desa Suka Makmur, Marzuki Tinambunan, saat dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui penyebab pasti robohnya atap teras tersebut. Ia berdalih masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak teknis. “Saya belum tahu pasti apa penyebabnya. Perlu dicek dulu apakah karena faktor konstruksi atau hal lainnya,” katanya singkat.

Namun, jawaban itu tidak cukup bagi warga. Mereka menuntut transparansi penuh dari pengelola koperasi dan pihak terkait, termasuk pemerintah desa dan dinas teknis yang terlibat dalam proses pembangunan. Warga mendesak agar dilakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran dan kualitas konstruksi. Mereka menilai, robohnya atap teras ini adalah bukti nyata adanya dugaan kelalaian, bahkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Jangan hanya menunggu hasil pemeriksaan. Kami ingin tahu siapa yang bertanggung jawab. Jangan sampai uang rakyat habis sia-sia karena pekerjaan asal-asalan,” tegas warga lainnya. Ia menambahkan, jika tidak ada kejelasan, warga siap melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum.

Kemarahan warga semakin memuncak karena hingga berita ini diturunkan, belum ada satu pun pejabat teknis atau instansi terkait yang memberikan keterangan resmi. Tidak ada penjelasan soal spesifikasi bangunan, tidak ada klarifikasi soal pengawasan, dan tidak ada itikad baik untuk membuka data penggunaan anggaran kepada publik. Sikap diam ini justru memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

Peristiwa robohnya atap teras gerai Koperasi KMP di Kampong Suka Makmur menjadi alarm keras bagi semua pihak. Proyek-proyek yang dibiayai dari uang rakyat harus diawasi ketat, transparan, dan akuntabel. Jika ada kelalaian, apalagi penyimpangan, pelakunya harus bertanggung jawab di hadapan hukum. Warga menegaskan, mereka tidak akan diam dan akan terus menuntut keadilan sampai kasus ini tuntas dan terang benderang. (red)

Berita Terkait

Quick Respon Brimob Aceh Amankan Arus Lalu Lintas Akibat Banjir Luapan Sungai Tambarlihe di Jalan Nasional Subulussalam-Banda Aceh
Sambut HUT Brimob ke-81, Brimob Aceh Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar Mako Kompi
Tingkatkan Sinergitas dan Kemanusiaan, Brimob Aceh Gelar Donor Darah Peringati HUT Brimob ke-81 Di Rumah Sakit H. Merah Sakti Kota Subulussalam
Wakapolres Subulussalam Hadiri Pelantikan Kepala Kampong di Pendopo Wali Kota
Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional
20 Armada Rental Mobil Syahbudin Padang Layani Siswa Sekolah Rakyat, 19 Sopir Dapat Apresiasi
517 Hektare Kebun Lae Saga Group Jadi Sorotan: Siapa di Balik Peralihan Lahan? Pemko Subulussalam Ditantang Buka-bukaan!
Kombatan GAM: Jangan Ganggu Hak Warga Transmigrasi Lae Saga, Tegakkan Keadilan

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 02:28 WIB

Kapolres Bireuen Gelorakan Semangat Jaga Kelestarian Alam di Kecamatan Jangka Lewat Program Green Policing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Kapolres Subulussalam Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke- 98

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Kapolres Bireuen Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Kuatkan Sinergi Pemuda untuk Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Digelar Serentak 26 Oktober hingga 8 November 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di Sejumlah Lokasi, Target Awal November Petani Mulai Tanam

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Kadistanbun Bireuen Hadiri Musyawarah Rencana Khanduri Rakyat dalam Rangka Turun Sawah di Samalanga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:52 WIB

Tanah Mati Suri Pasca Banjir, PT. BIO ENERGI RIMBA RAYA Bersama Tani Merdeka Bireuen “Suntikkan” PTOC untuk Selamatkan Lahan Petani

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Kapolres Bireuen Hadiri Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan XXXVIII Universitas Islam Aceh

Berita Terbaru