Blangkejeren, 1 Juni 2025 — Sebanyak 81 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Saman Al-Hasan Gayo Lues resmi dikukuhkan sebagai wisudawan dalam prosesi Wisuda Angkatan ke-6 yang berlangsung khidmat di Blangkejeren, Minggu (1/6/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Gayo Lues, H. Maliki, SE., M.A.P, yang memberikan sambutan dan pesan penting kepada para lulusan.
Dalam sambutannya, Maliki menekankan bahwa kualitas pendidikan tidak cukup dinilai hanya dari prestasi akademik atau gelar sarjana semata. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan harus tercermin dari daya kritis, inovasi, dan kreativitas yang dimiliki oleh lulusan.
“Kualitas pendidikan wisudawan tidak hanya diukur dari nilai akademisnya saja, melainkan tingkat daya kritis, inovasi dan kreativitas diri lulusan,” ujar Maliki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, Maliki menegaskan bahwa pendidikan sejati adalah proses membentuk manusia secara utuh—tidak hanya cakap dalam ilmu, tetapi juga kokoh dalam iman, beretika tinggi, dan memiliki kepekaan sosial.
“Pendidikan sejati tidak hanya mencetak sarjana, tetapi membentuk manusia yang utuh: berilmu, beriman, beretika, dan berjiwa sosial,” tambahnya.
Ia menilai bahwa kemajuan pendidikan akan lebih bermakna apabila berpadu dengan nilai-nilai luhur budaya Gayo yang selama ini menjadi identitas masyarakat Gayo Lues. Nilai-nilai seperti sopan santun, etika, moral, dan semangat gotong royong harus menjadi bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan.
“Pendidikan yang berkualitas harus menyatu dengan kebudayaan dan kearifan lokal. Inilah fondasi untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter religius,” tutup Maliki.
Prosesi wisuda berlangsung lancar dan penuh suasana haru. Para wisudawan, didampingi oleh orang tua masing-masing, menerima ijazah dan ucapan selamat dari pimpinan kampus serta tamu undangan. Nuansa Islami dan budaya lokal turut mewarnai acara sebagai ciri khas STIT Syekh Saman Al-Hasan, yang selama ini dikenal mengintegrasikan ilmu agama dengan kearifan lokal Gayo.
Sebagai institusi pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Gayo Lues, STIT Syekh Saman Al-Hasan terus berkomitmen mencetak generasi religius, berilmu, dan siap mengabdi untuk pembangunan daerah. Dengan bertambahnya 81 lulusan tahun ini, kampus tersebut memperkuat perannya dalam menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berjiwa sosial. (Abdiansyah)









































