Usai Pendaftaran Cagub Dan Cawagub Ratusan Nelayan Di Aceh Barat Deklarasi Ombus – Tu SOP

Redaksi

- Redaksi

Minggu, 1 September 2024 - 15:26 WIB

502,653 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat : Sejumlah nelayan di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat menggelar deklarasi sekaligus pembentukan Tim sebagai upaya memenangkan pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Bustami – Tu Sop pada Pilkada 2024.

Adapun deklarasi tersebut dilakukan pada hari Minggu tanggal 1 September 2024 yang berlangsung di Tempat Penjualan Ikan (TPI) Gampong Panggong Kabupaten setempat.

Ketua Pedagang Ikan Gampong Panggong (IPIGP) sekaligus ketua Tim pemenangan Bustami-Tu Sop, Sebagai CAGUB dan Cawagub Aceh Hamdani, mengatakan sudah saatnya Aceh membutuhkan pemimpin yang visioner, berkualitas, intelektualitas serta bijak yang disertai dengan Adap yang ber azaskan Syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alahamdullilah ada sekitar 250 orang nelayan dan pedagang ikan kita hari ini ikut mendeklarasikan dukung Bustami – Tu Sop untuk Gubernur Aceh mendatang,”ujar Hamdani.

Menurut Hamdani, Aceh ini sudah saatnya memiliki pemimpin yang berkualitas, yang mampu menjemput pogram ke pusat, memikirkan keluhan rakyat,

“Maka hari ini kami siap menangkan Om Bus dan Tu Sop pada pilkada Nanti,”Hamdani.

Kata Hamdani, selama ini para nelayan di Aceh Barat pada umumnya sangat terkendala pada Kuala krung cangkoi, yang menjadi salah satu akses keluar masuknya Boat nelayan yang hendak melaut,

“Diikarenakan kuala krung cangkoi mengalami kedangkalan sudah sejak lama, namun belum ada tindakan yang akurat yang dilakukan oleh Pemerintah selama ini,”ungkap Hamdani.

Kemudian, banyak Boat para nelayan yang tenggelam, baik hendak melaut maupun saat memasuki kuala.

“Inilah kendala kita selama ini, kami berharap jika Pak Bustami dan Tu Sop terpilih, inilah yang pertama harus di eksekusi, karena ini arus perekonimian kami pesisir, selain itu, itu harus dilakukan penanganan, kemudian dermaga, karena dermaga kita sudah sangat tidak layak”tutup Hamdani. ( red )

Berita Terkait

Muspika, RAPI dan Masyarakat Sungai Mas Bersatu Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Bea Cukai Aceh dan PT Mifa Bersaudara Perkuat Sinergi Pengawasan Ekspor
Golkar Aceh Optimis Nambah Kursi di Dapil 10 Aceh
Brimob Batalyon C Pelopor Pasang Sling Jembatan 109 Meter di Sikundo, Permudah Akses Sekolah dan Kebun Wujud
Mahasiswa Universitas Teuku Umar Gelar Edukasi Hipertensi di Desa Subarang, Warga Antusias
Dilantik Sebagai Wakil Rektor II UTU, Ini Profil Dr. Mursyidin
‎YARA Apresiasi Polres Aceh Barat: Raih Peringkat II Penyelesaian Perkara Terbaik Polda Aceh
Apdesi Aceh Barat Nilai Gugatan dan Laporan Polisi PT SCY Terlalu Gegabah

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:06 WIB

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:53 WIB

Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:31 WIB

Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:25 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Berita Terbaru